www.ranaipos.com _ Natuna: Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Natuna-Anambas, Marzuki, S.H., kembali turun ke tengah masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi pembangunan.
Kali ini, agenda reses berlangsung di wilayah dua RW Pantai Ria, Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Selasa malam (18/8/2026).
Pertemuan tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan sejumlah persoalan yang masih membutuhkan perhatian pemerintah, khususnya berkaitan dengan infrastruktur lingkungan dan fasilitas umum.
Dalam dialog bersama masyarakat, beberapa usulan menjadi perhatian utama. Di antaranya peningkatan dan pembangunan jalan lingkungan, rehabilitasi pelantar beton serta kelanjutan pembangunan kubah masjid di wilayah setempat.
Warga berharap berbagai kebutuhan tersebut dapat memperoleh dukungan melalui program pembangunan Pemerintah Provinsi Kepri. Menurut masyarakat, keberadaan infrastruktur yang memadai sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari sekaligus memberikan kenyamanan bagi warga.
Menanggapi aspirasi tersebut, Marzuki mengatakan seluruh usulan yang disampaikan masyarakat akan dicatat dan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan pembangunan di tingkat provinsi.
Namun, ia juga meminta masyarakat memahami kondisi keuangan daerah yang saat ini masih menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.
“Semua usulan masyarakat kita tampung dan akan kita perjuangkan. Namun, dengan kondisi efisiensi anggaran saat ini, tentunya kita harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia,” tegas Marzuki.
Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh membuat aspirasi masyarakat berhenti pada forum reses. Setiap usulan tetap akan dipetakan berdasarkan tingkat kebutuhan dan skala prioritas.
Marzuki bahkan berharap setidaknya terdapat salah satu usulan prioritas masyarakat Sedanau yang dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2028.
“Mudah-mudahan dengan efisiensi anggaran yang ada, minimal satu dari usulan masyarakat ini bisa terealisasi pada tahun 2028. Yang terpenting, aspirasi masyarakat sudah kita catat dan akan kita perjuangkan sesuai dengan prioritas,” ujarnya.
Ia menilai kebutuhan pembangunan di wilayah kepulauan seperti Sedanau memiliki karakteristik tersendiri. Infrastruktur jalan, pelantar dan fasilitas umum menjadi bagian penting dalam menunjang mobilitas serta aktivitas masyarakat.
Karena itu, menurut Marzuki, komunikasi langsung dengan masyarakat melalui reses sangat diperlukan agar program pembangunan yang diperjuangkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Ia juga menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan warga tidak hanya menjadi catatan selama pelaksanaan reses, tetapi akan dibawa ke dalam pembahasan sesuai kewenangan DPRD Provinsi Kepri.
Melalui pertemuan tersebut, Marzuki berharap masyarakat tetap aktif menyampaikan kebutuhan pembangunan dan bersama-sama menentukan mana yang paling mendesak untuk diprioritaskan.
Reses di Sedanau pun menjadi bagian dari upaya Marzuki untuk memastikan persoalan masyarakat di wilayah kepulauan tetap mendapat perhatian dalam agenda pembangunan Provinsi Kepri.
Ia berkomitmen terus mengawal aspirasi tersebut dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran dan mekanisme perencanaan pembangunan yang berlaku.(Rid).





Komentar