www.ranaipos.com _ Natuna: Sejumlah kebutuhan pembangunan disampaikan masyarakat Desa Cemaga Utara saat mengikuti Reses II Tahun Anggaran 2026 anggota DPRD Kabupaten Natuna dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, Sholihin, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Desa Cemaga Utara, Kecamatan Bunguran Selatan, tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan pembangunan yang masih membutuhkan perhatian pemerintah daerah.
Salah satu aspirasi yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah permintaan lanjutan pengerasan jalan Buding-Singgang Bulan menuju kawasan perkebunan.
Masyarakat menilai peningkatan akses jalan tersebut sangat dibutuhkan karena menjadi salah satu jalur yang mendukung mobilitas warga, khususnya masyarakat yang beraktivitas di kawasan perkebunan.
Selain mempermudah akses menuju lahan perkebunan, kondisi jalan yang lebih baik juga diharapkan dapat memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat. Akses yang memadai akan membuat proses membawa hasil perkebunan maupun kebutuhan warga menjadi lebih mudah dan efisien.
Warga berharap lanjutan pengerasan jalan tersebut dapat masuk dalam program pembangunan daerah dan mendapat dukungan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Natuna.
Menanggapi aspirasi tersebut, Sholihin mengatakan usulan yang disampaikan masyarakat akan menjadi catatan penting untuk dibawa dalam pembahasan pembangunan sesuai dengan kewenangan dan kemampuan anggaran yang tersedia.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan memiliki manfaat yang luas karena tidak hanya berkaitan dengan kelancaran transportasi, tetapi juga berhubungan langsung dengan kegiatan ekonomi masyarakat.
“Kalau akses jalannya baik, tentu aktivitas masyarakat juga menjadi lebih mudah. Terutama masyarakat yang berkebun, karena hasil perkebunan harus dibawa keluar. Ini menjadi salah satu aspirasi yang akan kita lihat dan perjuangkan sesuai kemampuan anggaran,” ujar Sholihin.
Ia mengatakan, dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, pihaknya harus melihat skala prioritas serta menyesuaikannya dengan kondisi keuangan daerah.
Namun demikian, Sholihin memastikan setiap usulan yang disampaikan masyarakat tidak akan diabaikan.
“Setiap aspirasi yang disampaikan tentu menjadi perhatian kita. Kalau belum bisa direalisasikan sekaligus, kita upayakan secara bertahap dan mencari sumber anggaran lain yang memungkinkan,” katanya.
Sholihin juga menilai keberadaan akses jalan yang memadai menuju kawasan perkebunan dapat menjadi salah satu faktor pendukung dalam meningkatkan produktivitas masyarakat.
Karena itu, ia meminta masyarakat dan pemerintah desa terus berkoordinasi dalam menyusun kebutuhan pembangunan berdasarkan kondisi dan tingkat urgensinya.
Menurutnya, pembangunan akan lebih tepat sasaran apabila aspirasi yang disampaikan benar-benar berasal dari kebutuhan masyarakat dan disusun berdasarkan skala prioritas.
“Yang paling penting komunikasi tetap berjalan. Masyarakat sampaikan kebutuhannya, pemerintah desa juga menyusun prioritasnya, kemudian kita di DPRD berusaha memperjuangkan sesuai dengan mekanisme dan kemampuan anggaran,” ujarnya.
Sholihin menegaskan bahwa pelaksanaan reses merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat untuk mengetahui secara langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya.
Ia berharap aspirasi lanjutan pengerasan jalan Buding-Singgang Bulan tersebut dapat menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan ke depan, sehingga akses masyarakat menuju kawasan perkebunan semakin baik dan mampu mendukung aktivitas ekonomi warga.(Rid).





Komentar