www.ranaipos.com _ Natuna : Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ranai mendukung pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 yang digelar Bank Indonesia untuk menjangkau wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T) di Kabupaten Natuna.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menggunakan KRI Beladau-643 yang mengangkut tim ekspedisi menuju Kecamatan Midai dan Kecamatan Subi, Sabtu (4/7/2026).
Ekspedisi ini merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia dalam memastikan ketersediaan uang rupiah yang layak edar bagi masyarakat di wilayah kepulauan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya penggunaan dan kecintaan terhadap mata uang rupiah.
Komandan Lanal Ranai, Kolonel Laut (P) Ady Dharmawan, mengatakan dukungan terhadap Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan bagian dari pelaksanaan tugas TNI Angkatan Laut dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya membantu instansi pemerintah melaksanakan pelayanan kepada masyarakat di wilayah perbatasan.
“Lanal Ranai bersama jajaran Posal siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat sebagai bentuk sinergi antara TNI AL dan Bank Indonesia dalam melayani masyarakat di wilayah kepulauan,” ujarnya.
Selain membawa uang rupiah layak edar, tim ekspedisi juga memberikan edukasi kepada masyarakat melalui kampanye Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.
Program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk merawat uang rupiah, menggunakannya sebagai simbol kedaulatan negara, serta memahami peran penting rupiah dalam perekonomian nasional.
Dalam rangkaian kegiatan itu, Bank Indonesia turut melaksanakan layanan penukaran uang rupiah serta menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat di daerah yang disinggahi.
Selain Kabupaten Natuna, Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 juga menjangkau sejumlah wilayah kepulauan lainnya di Provinsi Kepulauan Riau, di antaranya Kabupaten Kepulauan Anambas (Tarempa), Tambelan, dan Pulau Singkep.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan masyarakat di wilayah 3T tetap memperoleh akses terhadap uang rupiah yang layak edar serta semakin memahami pentingnya menjaga dan menggunakan rupiah sebagai simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(Rid).





Komentar