Bintan – Semangat Hari Kewirausahaan Nasional 2026 terasa begitu hidup di Halaman Kantor Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Bintan. Puluhan stan UMKM yang menampilkan beragam produk unggulan lokal dipadati pengunjung dalam Bazaar UMKM dan Pasar Murah yang digelar selama dua hari, Rabu (24/6).
Mengusung tema “UMKM Terkoneksi, Tumbuh Berinovasi”, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bintan dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus mendorong pelaku UMKM agar semakin berkembang, berdaya saing, dan mampu menembus pasar yang lebih luas.
Membuka kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, menegaskan bahwa UMKM merupakan fondasi utama yang menopang perekonomian daerah maupun nasional.
“Hari ini bukan sekadar seremoni. Bazaar UMKM dan pasar murah yang kita selenggarakan adalah wujud nyata komitmen kita bersama dalam memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan. UMKM adalah tulang punggung perekonomian kita,” tegas Ronny.
Menurutnya, bazaar ini bukan hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau melalui pasar murah yang disiapkan pemerintah bersama para mitra.
Ronny turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari KPP Pratama Bintan, Bulog, Indomaret hingga Dsayur. Ia menilai sinergi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk UMKM Bintan.
“Kolaborasi antara pemerintah, BUMN, sektor swasta, dan penyedia platform pangan merupakan kunci membangun ekonomi yang kuat. Sinergi seperti inilah yang akan membuat UMKM kita semakin berkembang,” ujarnya.
Tak hanya itu, Ronny juga mengajak seluruh pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperbaiki kemasan, serta memanfaatkan teknologi digital dalam pemasaran agar mampu bersaing di era modern.
Pemerintah Kabupaten Bintan, lanjutnya, akan terus memberikan pendampingan melalui berbagai program strategis, mulai dari kemudahan perizinan, pelatihan usaha, hingga akses permodalan melalui program subsidi bunga 0 persen.
Sementara itu, Kepala DKUPP Kabupaten Bintan, Asy Syukri, mengatakan rangkaian peringatan Hari Kewirausahaan Nasional ini berlangsung selama dua hari dengan beragam kegiatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat maupun pelaku usaha.
“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk datang dan meramaikan kegiatan ini. Selain bazaar UMKM dan pasar murah dari Bulog, ada juga promo spesial dari Indomaret, sosialisasi perpajakan dengan doorprize, serta layanan dari Bank Riau Kepri Syariah yang membuka pendaftaran QRIS secara gratis bagi para pelaku UMKM,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bintan berharap semakin banyak UMKM yang mampu naik kelas, memperluas jaringan usaha, memanfaatkan transaksi digital, serta menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang semakin tangguh dan berkelanjutan.





Komentar