Anambas – ranaipos.com : Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia, BLUD Puskesmas Letung menggelar pelayanan KB serentak serta pemeriksaan IVA Test dan SADANIS, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh BKKBN tersebut berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Pelayanan dilaksanakan oleh IBI Ranting Mawar, bidan BLUD Puskesmas Letung, serta Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dengan sasaran Wanita Usia Subur (WUS) dan Pasangan Usia Subur (PUS) di wilayah kerja Puskesmas Letung.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyuluhan mengenai program Keluarga Berencana (KB), pemeriksaan IVA Test, dan SADANIS. Dalam penyuluhan tersebut, peserta mendapatkan edukasi melalui pembagian leaflet, sesi diskusi, serta tanya jawab terkait kesehatan reproduksi dan pentingnya deteksi dini penyakit.
Selain penyuluhan, panitia juga memberikan pelayanan KB kepada masyarakat. Tercatat sebanyak 9 peserta mengikuti pemasangan KB Implant, sementara 4 peserta menjalani pemeriksaan IVA Test dan SADANIS.
Bidan Koordinator BLUD Puskesmas Letung sekaligus Ketua IBI Ranting Mawar Kecamatan Jemaja, Venny Extri Villah, mengatakan minat masyarakat terhadap Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) masih perlu ditingkatkan.
Menurutnya, kendala yang sering dihadapi yakni masih adanya rasa takut dari peserta serta belum mendapat izin dari suami.
“Masih banyak masyarakat yang takut menggunakan KB MKJP karena kurangnya pemahaman dan dukungan keluarga, khususnya dari suami. Padahal metode ini aman dan efektif untuk jangka panjang,” ujar Venny.
Ia juga mengungkapkan bahwa kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan IVA Test dan SADANIS masih tergolong rendah. Sebagian ibu-ibu masih merasa malu dan takut memeriksakan kesehatan reproduksi mereka.
“Kami berharap para ibu tidak takut melakukan pemeriksaan IVA Test dan SADANIS, karena deteksi dini sangat penting untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit sejak dini,” tambahnya.
Venny menambahkan, pelayanan pemeriksaan kesehatan tersebut masih akan terus dibuka hingga 22 Mei 2026 bagi masyarakat yang ingin memeriksakan diri.
“Sampai tanggal 22 kalau pasien mau pemeriksaan kami layani, tapi kami fokuskan di hari ini untuk pelayanan serentaknya,” jelasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, seluruh peserta yang mengikuti pelayanan kesehatan tersebut juga mendapatkan bingkisan dan souvenir dari panitia kegiatan.
“Dalam kegiatan ini kita panitia telah menyediakan bingkisan buat peserta. Ini bentuk apresiasi kita kepada peserta dalam mengikuti kegiatan ini,” tutup Venny.*(Heri).





Komentar