Anambas _ ranaipos.com : Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar rapat pembentukan panitia Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Makan Siantanur, Jumat (1/5/2026) malam.
Rapat dihadiri jajaran pengurus KONI Anambas dengan agenda pembahasan struktur kepanitiaan, rencana kerja, serta gambaran awal kebutuhan anggaran pelaksanaan Rakerkab.
Ketua KONI Kabupaten Kepulauan Anambas, Muslim, mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan audiensi dengan Pemerintah Daerah guna membahas dukungan terhadap pelaksanaan program kerja, termasuk Rakerkab 2026.
“Kami akan segera menjadwalkan audiensi dengan Pemda agar program kerja KONI dapat berjalan selaras dengan kebijakan pembinaan olahraga daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan, koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi hal penting mengingat KONI tidak dapat berjalan sendiri dalam menjalankan program pembinaan olahraga.
“KONI merupakan organisasi yang membutuhkan dukungan pemerintah. Tanpa support, tentu sulit bagi organisasi untuk bergerak optimal,” tegasnya.
Muslim juga meminta Ketua Umum dan Sekretaris Umum KONI untuk segera mengatur jadwal audiensi dengan melibatkan pimpinan serta kepala bidang terkait, sehingga pembahasan dapat dilakukan secara komprehensif.
Selain itu, dalam rapat turut dibahas rencana pertemuan antara KONI dan SKK Migas. Untuk itu, KONI berharap Pemerintah Daerah dapat memfasilitasi komunikasi tersebut.
“Kami berharap Pemda dapat menjembatani pertemuan dengan SKK Migas agar komunikasi berjalan lancar,” katanya.
Pertemuan tersebut nantinya akan membahas rencana pengajuan dukungan berupa kebutuhan atlet, terutama perlengkapan yang menunjang kegiatan olahraga.
“Untuk sementara, yang akan diajukan adalah seragam atlet. Sementara item lain masih menyesuaikan mekanisme yang ada,” jelas Muslim.
Ia menambahkan, apabila nantinya dukungan dari SKK Migas mencakup seluruh kebutuhan yang direncanakan, maka pengajuan ke pemerintah daerah akan disesuaikan guna menghindari pendanaan ganda.
“Prinsipnya tidak boleh ada pembiayaan ganda, karena semua bersumber dari keuangan negara,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Muslim mengingatkan bahwa waktu persiapan pelaksanaan Rakerkab cukup terbatas karena berdekatan dengan momentum Hari Raya Iduladha.
“Kami berharap koordinasi bisa segera difasilitasi, mengingat waktu pelaksanaan yang semakin dekat,” katanya.
Dengan terbentuknya panitia, diharapkan seluruh persiapan teknis maupun administratif dapat berjalan maksimal sehingga pelaksanaan Rakerkab KONI 2026 mampu menghasilkan program yang berdampak positif bagi kemajuan olahraga di Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Saya berharap kekompakan ini terus terjaga agar KONI semakin baik ke depan,” tutupnya.*(Heri).





Komentar