www.ranaipos.com – Tanjungpinang : Demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polresta Tanjungpinang resmi membentuk Sabuk Kamtibmas, Selasa (07/04/2026). Kegiatan yang digelar di Ruang Rupatama Polresta Tanjungpinang ini menjadi wadah sinergi antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat.
Kasat Binmas Polresta Tanjungpinang AKP Mayson mengatakan, Sabuk Kamtibmas dibentuk untuk memperkuat kolaborasi dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan di Kota Tanjungpinang.
“Sabuk Kamtibmas ini adalah ruang kebersamaan. Setiap persoalan kamtibmas kita selesaikan dengan duduk bersama, musyawarah dan mufakat,” kata AKP Mayson saat memimpin kegiatan.
Pembentukan Sabuk Kamtibmas turut dihadiri Wakasat Binmas IPTU Herman W, Kasubnit Binkamsa Sat Binmas AIPTU Arif Budiman, jajaran Bhabinkamtibmas, serta perwakilan tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan tamu undangan.
AKP Mayson menekankan pentingnya peran aktif masyarakat mengingat Tanjungpinang merupakan ibu kota Provinsi Kepulauan Riau. Stabilitas keamanan dinilai krusial untuk menopang pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik.
“Gangguan seperti kejahatan jalanan, narkoba, balap liar, sampai keresahan lainnya harus kita cegah bersama. Tidak bisa hanya polisi saja, tapi butuh partisipasi aktif masyarakat,” tegasnya.
Pada sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang meresahkan. Mulai dari pemulung yang masuk pekarangan rumah, balap liar oleh anak di bawah umur, knalpot brong, keberadaan orang asing yang mencurigakan, hingga maraknya pencurian dan pengaruh judi online di kalangan remaja.
Menjawab keresahan itu, AKP Mayson memastikan Polresta Tanjungpinang akan menindaklanjuti lewat patroli rutin, penyuluhan ke lingkungan dan sekolah, serta sambang warga. Untuk pelanggaran lalu lintas, ia menyebut Sat Lantas terus menggencarkan sosialisasi dan penindakan terhadap pengendara di bawah umur maupun knalpot tidak sesuai spesifikasi.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dengan Sabuk Kamtibmas ini komunikasi Polri dan masyarakat makin erat, sehingga Tanjungpinang tetap kondusif,” pungkas AKP Mayson.
Melalui Sabuk Kamtibmas, Polresta Tanjungpinang berharap terbangun sistem deteksi dini berbasis masyarakat untuk mencegah gangguan kamtibmas sejak awal.





Komentar