ANAMBAS _ ranaipos.com : Puskesmas Letung, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, dalam beberapa hari terakhir menangani sejumlah pasien dengan keluhan diare.
Kepala Puskesmas Letung, Ady Manurung, mengungkapkan bahwa peningkatan kasus tersebut mulai terlihat sejak Hari Raya IdulFitri, tepatnya dari hari pertama hingga hari ketiga, di mana pasien mulai berdatangan untuk berobat ke puskesmas.
“Beberapa hari belakangan ini, kami menangani kasus diare. Total ada 10 pasien yang ditangani,” ujar Ady saat dikonfirmasi media ini, Jumat (27/3/2026).
Ia merinci, dari total 10 pasien tersebut terdiri dari enam orang dewasa, yakni dua laki-laki dan empat perempuan. Sementara itu, empat pasien lainnya merupakan anak-anak dengan rincian satu laki-laki dan tiga perempuan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak tujuh pasien harus menjalani perawatan inap, sedangkan tiga lainnya hanya menjalani rawat jalan.
Ady menjelaskan, dugaan sementara penyebab diare berasal dari makanan yang dikonsumsi para pasien. Hal ini diperkuat dengan adanya keterkaitan antar pasien yang masih dalam satu lingkup keluarga.
“Diduga sumbernya dari makanan, karena pasien yang mengalami diare masih satu keluarga,” jelasnya.
Meski demikian, pihak Puskesmas Letung belum dapat memastikan secara pasti sumber penyebab diare tersebut. Hal ini dikarenakan keterbatasan alat untuk melakukan pemeriksaan terhadap sampel makanan.
Untuk itu, pihak Puskesmas Letung mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan, memastikan bahan makanan yang dikonsumsi dalam kondisi aman dan higienis, serta memperbanyak konsumsi air putih.
“Kalau ada merasakan gejala-gejala lain yang tidak biasa pada tubuh, segera kunjungi fasilitas kesehatan atau periksakan diri sesegera mungkin,” imbaunya.
Pihak puskesmas juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah penyebaran penyakit serupa di tengah masyarakat.*(Heri).





Komentar