Natuna _ ranaipos.com : Proses pengiriman material kabel untuk mendukung perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sedanau mulai dilakukan oleh Perumda Air Minum Tirta Nusa Natuna.
Ditengah kesibukan itu, terlihat Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Nusa Zaharuddin, turun langsung ke lokasi guna memastikan tahapan distribusi berjalan lancar.
Di perairan Binjai, gulungan kabel berukuran besar dipindahkan dari truk ke pompong menggunakan bantuan crane kecil. Para pekerja terlihat berhati-hati mengatur posisi kabel sebelum diberangkatkan menuju Sedanau melalui jalur laut.
Material yang dikirim merupakan kabel Saluran Kabel Udara Tegangan Rendah (SKUTR), yang akan menopang sistem kelistrikan dalam pengembangan jaringan SPAM Sedanau. Proyek ini menjadi bagian dari upaya peningkatan jangkauan dan mutu pelayanan air bersih bagi masyarakat di wilayah kepulauan tersebut.
Zaharuddin menegaskan bahwa pengawasan langsung dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab manajemen agar pekerjaan sesuai dengan perencanaan.
“Kami ingin memastikan pekerjaan ini berjalan lancar dan tepat waktu. Walaupun ada keterbatasan alat di lapangan, pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).
Pengiriman di Lakukan Bertahap
Tahapan pekerjaan telah dimulai sejak Selasa (3/3/2026) dengan pemotongan kabel menjadi segmen sepanjang 300 meter. Langkah ini diambil menyesuaikan kapasitas armada angkut yang tersedia.
Keesokan harinya, kabel mulai diberangkatkan melalui jalur laut menuju Sedanau. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan pemasangan agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal.
Apabila seluruh proses berjalan tanpa hambatan berarti, pekerjaan ditargetkan rampung pada Jumat (6/3/2026).
Kendala di Lapangan
Dalam pelaksanaannya, tim menghadapi sejumlah keterbatasan teknis. Armada pompong yang digunakan tidak dilengkapi crane, sehingga proses pemindahan dilakukan secara manual. Kondisi tersebut mengharuskan kabel dipotong agar lebih mudah ditangani.
Selain itu, beberapa perlengkapan pendukung seperti suspension dan large belum tersedia. Untuk sementara, kabel diikat menggunakan metode alternatif agar distribusi tidak terhambat.
Meski demikian, manajemen memastikan proyek tetap berjalan sesuai target waktu. Pengembangan SPAM Sedanau diharapkan mampu memperkuat sistem distribusi air minum serta meningkatkan keandalan layanan bagi masyarakat.
“Komitmen kami menghadirkan layanan air minum yang andal dan berkelanjutan untuk masyarakat,” tutup Zaharuddin. (Rid).





Komentar