ANAMBAS _ ranaipos.com : Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Tahun 2027 di Aula Kantor Bupati Kepulauan Anambas Lantai II, Kamis (26/2/2026), sebagai forum strategis penyusunan arah kebijakan pembangunan daerah tahun mendatang.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur pimpinan daerah, DPRD, perwakilan kementerian, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Badan Pusat Statistik (BPS), instansi vertikal, tokoh masyarakat, akademisi hingga insan pers, serta dibuka secara resmi oleh Bupati Kepulauan Anambas.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa pelaksanaan Musrenbang RKPD 2027 merupakan tahapan penting dalam menyempurnakan rancangan RKPD yang akan menjadi pedoman pembangunan daerah.
“Hasil Musrenbang ini akan dirumuskan dalam berita acara kesepakatan untuk menjadi bahan penyempurnaan Rancangan RKPD Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun 2027,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penyusunan RKPD 2027 mengacu pada dokumen RPJMD 2025–2029 dengan visi “Kepulauan Anambas yang Berdaya Saing, Inovatif, Agamis, Unggul di Bidang Maritim Menuju Masyarakat Maju dan Sejahtera”.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Anambas, pertumbuhan ekonomi daerah sepanjang 2025 menunjukkan tren positif. Pada triwulan I tumbuh 2,28 persen, meningkat menjadi 12,68 persen pada triwulan II, dan kembali naik menjadi 15,71 persen pada triwulan III.
Sektor perikanan, pertanian, dan pemanfaatan sumber daya alam menjadi penopang utama pertumbuhan tersebut. Selain itu, sektor industri, konstruksi, perdagangan, transportasi dan jasa juga mengalami pertumbuhan yang stabil.
Meski demikian, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada 2025 tercatat sebesar 2,56 persen, sedikit meningkat dibanding 2024 sebesar 2,38 persen dan masih berada di atas target 2,19 persen. Kondisi ini menunjukkan perlunya penguatan penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas tenaga kerja.
Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Kepulauan Anambas pada 2025 mencapai 74,07 atau naik 0,60 poin dibanding tahun sebelumnya dan melampaui target RPJMD sebesar 73,86. Tren tersebut menunjukkan perbaikan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat.
Untuk tingkat kemiskinan, berdasarkan publikasi BPS per Maret 2025, persentase penduduk miskin tercatat 6,35 persen atau sekitar 2,86 ribu orang, menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun Gini Rasio pada 2024 berada di angka 0,30, menunjukkan tren perbaikan ketimpangan pendapatan.
Bupati menegaskan, arah kebijakan pembangunan 2027 akan difokuskan pada pengembangan perekonomian berbasis maritim, peningkatan kualitas SDM, serta pemerataan pelayanan publik dan infrastruktur, termasuk penguatan ketahanan bencana.
Ia juga meminta seluruh kepala perangkat daerah memperkuat koordinasi dan pengendalian internal dalam penyusunan dokumen perencanaan agar seluruh tahapan berjalan tepat waktu dan terintegrasi.

“Jadikan 2027 sebagai momentum peningkatan kinerja yang lebih terukur, inovatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” katanya.
Melalui Musrenbang RKPD 2027 ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menargetkan lahirnya program pembangunan yang efektif dan tepat sasaran guna mendukung visi pembangunan jangka menengah daerah dengan semangat “Energi Baru, Anambas Maju,”.*(Heri).





Komentar