No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 4 Februari 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Anambas
  • Seputar Kepri
    • All
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Tanjungpinang
    IWO Karimun Kecam Dugaan Oknum Ngaku Wartawan Peras Pelaku Usaha

    IWO Karimun Kecam Dugaan Oknum Ngaku Wartawan Peras Pelaku Usaha

    PMI–BPBD Salurkan Air Bersih di Bintan Timur, Hafizha : Laporkan Jika Terdampak, Kami Siap Respons Cepat

    PMI–BPBD Salurkan Air Bersih di Bintan Timur, Hafizha : Laporkan Jika Terdampak, Kami Siap Respons Cepat

    Samsat Tanjungpinang Tarik Oknum Petugas, Dugaan Pungli Rp250 Ribu Diusut 

    Samsat Tanjungpinang Tarik Oknum Petugas, Dugaan Pungli Rp250 Ribu Diusut

  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Anambas
  • Seputar Kepri
    • All
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Tanjungpinang
    IWO Karimun Kecam Dugaan Oknum Ngaku Wartawan Peras Pelaku Usaha

    IWO Karimun Kecam Dugaan Oknum Ngaku Wartawan Peras Pelaku Usaha

    PMI–BPBD Salurkan Air Bersih di Bintan Timur, Hafizha : Laporkan Jika Terdampak, Kami Siap Respons Cepat

    PMI–BPBD Salurkan Air Bersih di Bintan Timur, Hafizha : Laporkan Jika Terdampak, Kami Siap Respons Cepat

    Samsat Tanjungpinang Tarik Oknum Petugas, Dugaan Pungli Rp250 Ribu Diusut 

    Samsat Tanjungpinang Tarik Oknum Petugas, Dugaan Pungli Rp250 Ribu Diusut

  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

Bukan Sekadar Sekolah, SDN 013 Ranai Penjaga Budaya Lokal

rapi by rapi
04/02/2026 12:42 PM
in Berita, Natuna
0
Bukan Sekadar Sekolah, SDN 013 Ranai Penjaga Budaya Lokal
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Natuna _ ranaipos.com : Kepala Sekolah SDN 013 Ranai, Yulia Tri Andriani, S.Pd., menegaskan komitmen sekolah dalam memperkenalkan dan melestarikan budaya lokal Natuna kepada peserta didik melalui pembelajaran dan kegiatan pendukung di lingkungan sekolah.

Dilansir dari koranperbatasan.com, Yulia Tri Andriani menjelaskan bahwa pengenalan budaya Natuna di SDN 013 Ranai tetap dilakukan meski sekolah belum memiliki kegiatan ekstrakurikuler khusus kesenian. Untuk kebutuhan tertentu seperti perlombaan, pihak sekolah mendatangkan pengajar dari luar.

“Kalau untuk budaya Natunanya sendiri, seperti tari Melayu, memang kami akui tidak ada ekskul kesenian. Tapi kalau ada kegiatan pertandingan, otomatis kami mengambil pengajar dari luar,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/2).

Ia menyebutkan bahwa unsur budaya lokal juga telah dimasukkan ke dalam pembelajaran. Salah satunya melalui pengenalan makanan khas Natuna yang tercantum dalam kurikulum sekolah.

Baca Juga

IWO Karimun Kecam Dugaan Oknum Ngaku Wartawan Peras Pelaku Usaha

Perkuat Diplomasi Perbatasan, Bupati Natuna Temui Wamenlu RI

“Untuk makanan khas Natuna itu ada di pembelajaran, seperti tabel mando, kernas, itu dikenalkan kepada anak-anak,” katanya.

Dalam keseharian, siswa SDN 013 Ranai juga menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu sebagai bahasa komunikasi, meskipun penggunaan Bahasa Natuna masih terbatas.

“Bahasa yang kita pakai Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu. Jadi anak-anak komunikasinya jarang Bahasa Natuna,” ungkap Yulia.

Terkait sarana pendukung, Yulia mengungkapkan bahwa sekolah sebenarnya telah mendapatkan bantuan alat musik tradisional dari dinas terkait, seperti rebana dan gong. Namun, keterbatasan sumber daya manusia menjadi tantangan utama.

“Alat musik tradisional seperti rebana dan gong itu sudah ada. Kendala kami justru mencari pengajarnya. Itu yang sulit,” jelasnya.

Beberapa tarian Melayu yang pernah dikenalkan kepada siswa di antaranya Tari Serampang Dua Belas dan Tari Gurindam, serta tarian Melayu lainnya yang umum ditampilkan dalam kegiatan kebudayaan.

Yulia berharap peserta didik terus semangat belajar dan tidak mudah putus asa dalam mengembangkan potensi diri, baik di sekolah maupun di luar lingkungan sekolah.

“Harapan saya anak-anak terus belajar dan tidak mudah putus asa. Walaupun yang didapat di sekolah belum seberapa, di luar tetap mau mempelajarinya lagi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas bantuan alat musik tradisional yang telah diberikan. Namun, ia berharap dukungan tersebut dapat dilengkapi dengan penyediaan pelatih seni tradisional.

“Kalau bisa, alat-alat tradisional itu diberikan sekaligus dengan pelatihnya. Karena sekarang ini sangat susah mencari pelatih alat musik tradisional seperti gong, gambus, dan alat Melayu lainnya,” tutup Yulia. (Rid).

Komentar

Berita Terkini

IWO Karimun Kecam Dugaan Oknum Ngaku Wartawan Peras Pelaku Usaha

IWO Karimun Kecam Dugaan Oknum Ngaku Wartawan Peras Pelaku Usaha

39 detik lalu

Perkuat Diplomasi Perbatasan, Bupati Natuna Temui Wamenlu RI

Bukan Sekadar Sekolah, SDN 013 Ranai Penjaga Budaya Lokal

KJK Silaturahmi ke Bulog Batam, Sepakati Kolaborasi Dukung Ketahanan Pangan

Bupati Anambas Hadiri Rakornas Sinergi Pusat dan Daerah Menuju Indonesia Emas 2045

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Tentang Ranai Pos
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In