Natuna, ranaipos.com – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna resmi membuka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada tahun akademik 2025/2026. Tiga Program Studi telah mendapat izin untuk menyelenggarakan program ini, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), serta Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).
Hal ini disampaikan oleh Ketua STAI Natuna, Dr. H. Umar Natuna, M.Pd.I melalui sambungan telpon selulernya saat di hubungi media ini, Selasa (21/10/250) pagi.
Ungkap Dr. H. Umar Natuna, RPL adalah pengakuan terhadap capaian pembelajaran seseorang yang diperoleh melalui jalur pendidikan formal, nonformal, informal, maupun pengalaman kerja. Program ini didasarkan pada Permendikbudristek Nomor 41 Tahun 2021 tentang RPL yang bertujuan memberikan akses pendidikan lebih luas bagi masyarakat dalam kerangka pembelajaran sepanjang hayat.
Melalui program ini, masyarakat yang pernah bekerja di bidang terkait atau memiliki pendidikan sebelumnya, namun tidak sempat menuntaskan kuliah, diberikan kesempatan untuk menyelesaikan studi dalam waktu yang lebih singkat, yakni antara 2 hingga 4 semester (1–2 tahun).
Tipe RPL dan Sasaran Peserta
Jenis RPL yang dilaksanakan di STAI Natuna adalah RPL Tipe A, yang memberikan pengakuan terhadap capaian pembelajaran secara parsial dari:
- Pendidikan formal (D1–D4, D3 ke S1)
- Pendidikan nonformal dan informal
- Pengalaman kerja setelah lulus jenjang menengah (SMA/SMK/MA)
Program ini terbuka untuk berbagai latar belakang, antara lain:
- Lulusan SMA/SMK/MA/MAK dengan pengalaman kerja minimal 2 tahun di bidang terkait
- Lulusan D1, D2, D3, maupun D4
- Mahasiswa yang pernah kuliah tapi tidak menamatkan studi, dibuktikan dengan surat keterangan atau KHS
Sistem Kuliah Hybrid dan Biaya Terjangkau
Pelaksanaan perkuliahan akan menggunakan sistem hybrid, yaitu kombinasi antara online dan tatap muka. Tatap muka dilakukan 4 kali dalam satu semester, khusus untuk kegiatan seperti ujian, seminar, hingga munaqosyah.
Perkuliahan dijadwalkan setiap Kamis, Jumat, dan Sabtu pukul 09.00–12.00 WIB, dimulai pada semester ganjil tahun akademik 2025–2026.
Dari segi biaya, program RPL di STAI Natuna tergolong terjangkau. Total biaya kuliah selama dua tahun hanya Rp 24.000.000, atau Rp 6.000.000 per semester. Biaya ini sudah mencakup pendaftaran, konversi SKS, seminar, PPL, KKN, munaqosyah, hingga wisuda.
Kesempatan Emas Warga Natuna dan Sekitarnya
Ketua STAI Natuna menegaskan bahwa program ini adalah bentuk nyata dari komitmen kampus untuk memberikan akses pendidikan tinggi kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk para pekerja, ibu rumah tangga, maupun mereka yang sempat terhenti dari pendidikan.
“RPL ini adalah solusi pendidikan yang fleksibel dan terjangkau. Kami mengajak masyarakat Natuna dan sekitarnya untuk tidak melewatkan kesempatan ini,” ujarnya.
Bagi masyarakat yang tertarik, pendaftaran sudah dibuka dan informasi lebih lanjut dapat diperoleh langsung melalui kampus STAI Natuna atau kanal media sosial resmi.***
Reporter: Redaksi | ranaipos.com
Editor: Tim Jurnalistik Ranaipos





Komentar