No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
Sabtu, 10 Oktober 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

Kasus Mafia Tanah di Tanjungpinang Mandek, Korban Belum Mendapat Keadilan

Ranai Pos by Ranai Pos
09/07/2025 1:31 PM
in Tanjungpinang
0
Kasus Mafia Tanah di Tanjungpinang Mandek, Korban Belum Mendapat Keadilan
0
SHARES
67
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

www.ranaipos.com-Tanjungpinang : Meskipun papan peringatan bertuliskan “Lahan Ini Dalam Pengawasan Satreskrim Polresta Tanjungpinang” yang terpasang di Jalan WR Supratman telah memudar, kasus dugaan mafia tanah yang melibatkan pemalsuan dokumen dan sindikat penadah ini masih belum menunjukkan perkembangan yang jelas.

 

Tanah seluas 4812,5 meter persegi yang terdaftar atas nama almarhum Go Asai dan ahli warisnya, Ani alias Seng Hong, kini menjadi sorotan setelah muncul klaim kepemilikan baru oleh Haldy Chan. Haldy mengaku telah membeli tanah tersebut dari pihak ketiga. Ani, sebagai pemilik sah, menegaskan bahwa ia tidak pernah melepaskan hak kepemilikannya atas tanah tersebut, meskipun proses penyelidikan sudah berlangsung sejak September 2023.

 

Baca Juga

Sengketa Lahan Air Raja Kembali Bergulir, Cristina Djodi Tolak Hibahkan Tanah ke Pemko dan Minta Ganti Rugi

Membanggakan! Siswi SMPIT As Sakinah Tanjungpinang Raih 2 Medali Perak OSSI Tingkat Nasional

Penyelidikan terhadap kasus ini mengungkap adanya pemalsuan dokumen balik nama dan sertifikat dengan menggunakan digital signature dan cap kantor camat yang dipalsukan. Berdasarkan Kitab Undang‑Undang Hukum Pidana (KUHP), pelaku dapat dijerat pasal 263 tentang pemalsuan dokumen dan pasal 372 tentang penggelapan dengan ancaman pidana hingga enam tahun penjara. Penadah yang menerima barang hasil kejahatan juga terancam pidana sesuai pasal 480 KUHP.

 

Meski kasus ini sudah memasuki tahap penyidikan sejak beberapa bulan lalu, hingga saat ini penyidik Satreskrim Polresta Tanjungpinang belum menetapkan tersangka. Konfirmasi yang dilakukan media ini melalui Humas Polresta Tanjungpinang pun belum mendapatkan jawaban. Ani, sang korban, terus mendesak keadilan dan berharap agar negara menjalankan fungsinya untuk melindungi hak warga negara dan menindak mafia tanah sesuai hukum yang berlaku.

 

Pengamat hukum agraria menilai lambannya proses penyidikan ini mencederai rasa keadilan masyarakat. Mereka mendesak aparat penegak hukum untuk segera menetapkan tersangka dan menyerahkan berkas perkara ke penuntutan.

 

Kasus ini semakin memicu desakan publik akan transparansi dan kejelasan dari aparat penegak hukum. Sebagai bentuk pengawasan publik, media ini akan terus memantau perkembangan kasus tersebut dan mendesak agar mafia tanah tidak bebas tanpa konsekuensi hukum.(dv)

Komentar

Berita Terkini

PLN Natuna Jadwalkan Pemeliharaan Jaringan, Listrik Bandarsyah dan Pering Padam Sementara

PLN Natuna Jadwalkan Pemeliharaan Jaringan, Listrik Bandarsyah dan Pering Padam Sementara

10 jam lalu

Polres Natuna Hadirkan Keceriaan bagi Siswa TK RA Nurul Iman Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

Polisi Sikat Premanisme, 1.281 Laporan Gangguan Usaha Ditangani Sepanjang 2026

Cegah Balap Liar dan Miras, Polisi Tampung Keluhan Warga Bunguran Timur

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In