No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
Sabtu, 19 September 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Camat Jemaja Mudahir saat Akan memasuki Lapangan Upacara

    Camat Jemaja Bacakan Sambutan Ketua Kwarnas pada HUT Pramuka ke-65

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Camat Jemaja Mudahir saat Akan memasuki Lapangan Upacara

    Camat Jemaja Bacakan Sambutan Ketua Kwarnas pada HUT Pramuka ke-65

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

Semakin Memanas, Drama Keangkuhan Bupati Natuna Cen Sui Lan – Media Mulai Bongkar Sisi Gelap Kepemimpinannya

Oleh : Muhammad Rapi, Katua PWI Natuna (Pimprus ranaipos.com)

Ranai Pos by Ranai Pos
24/05/2025 8:32 AM
in Opini
0
Photo Animasi _ redaksi: ranaipos.com

Photo Animasi _ redaksi: ranaipos.com

0
SHARES
821
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Aroma ketegangan politik di Kabupaten Natuna kian menyengat. Sosok Bupati Cen Sui Lan yang dulu dielu-elukan karena janji perubahan, kini mulai kehilangan pamor di mata publik. Sikap angkuh dan elitis yang kerap dipertontonkan di ruang publik, membuat masyarakat dan awak media mulai gerah. Drama keangkuhan ini kini bertransformasi menjadi sorotan tajam yang menggiring banyak pihak untuk mengungkap sisi gelap kepemimpinannya.

Beberapa waktu terakhir, muncul laporan investigatif dari sejumlah media lokal yang menyingkap dugaan adanya pola strategis dalam menguras Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Proyek-proyek fiktif, penggelembungan anggaran, hingga penggunaan dana publik untuk kegiatan seremonial yang tak menyentuh kebutuhan masyarakat, menjadi deretan tudingan yang mulai dikuliti oleh jurnalis yang berani.

Keberanian media ini tidak lahir begitu saja. Tekanan demi tekanan yang dialami para wartawan dalam peliputan di lingkungan Pemkab Natuna justru menjadi pemantik semangat untuk membongkar praktik-praktik manipulatif yang disinyalir telah berlangsung sistematis.

Publik mencatat sejumlah momen di mana Bupati Cen bersikap arogan—menolak wawancara, melecehkan pertanyaan kritis, hingga meremehkan aspirasi warga. Keangkuhan ini menjadi topeng yang kini mulai retak oleh fakta-fakta di balik panggung kekuasaan. Tak sedikit kalangan menilai bahwa kepemimpinan semacam ini berpotensi menjauhkan prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas yang menjadi fondasi tata kelola pemerintahan yang baik.

Baca Juga

Dilema Tambang Ilegal

FOTO YANG SELAMAT DARI RUNTUHNYA MENARA

Pertanyaannya kini: sampai kapan rakyat Natuna harus menunggu perbaikan? Akankah lembaga pengawasan, baik DPRD maupun aparat penegak hukum, berani bertindak?

Opini ini bukan sekadar kritik. Ini adalah panggilan moral agar demokrasi lokal di Natuna tidak dikerdilkan oleh kuasa yang lupa daratan. Rakyat butuh pemimpin yang merakyat, bukan penguasa yang menjadikan jabatan sebagai alat untuk memupuk kepentingan pribadi dan kroni.

Sudah saatnya masyarakat bangkit, menuntut keterbukaan, dan mendorong media tetap menjadi garda terdepan dalam mengawal kebenaran, bukan mendengarkan pembisik yang hanya memberikan usulan yang menyebabkan salah langkah mengambil keputusan untuk mengejar keuntungan asal bupati senang.***

Komentar

Berita Terkini

Modal Dasar BPR Tuah Karimun Naik Jadi Rp20 Miliar, Siapkan Ruang Fleksibilitas Permodalan

Modal Dasar BPR Tuah Karimun Naik Jadi Rp20 Miliar, Siapkan Ruang Fleksibilitas Permodalan

7 jam lalu

Dilema Tambang Ilegal

PT TIMAH Restocking 1.000 Bibit Kepiting Bakau di Perairan Kundur

Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat

BPR Tuah Karimun Gandeng KNTI, Bangun Ekosistem Ekonomi Kolektif Nelayan Karimun

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In