No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
Sabtu, 7 November 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

Proyek Pembangunan Pelabuhan Jemaja Timur Anambas Molor, Ketua CINDAI Kepri Desak APH Usut Dugaan Penyimpangan

Ranai Pos by Ranai Pos
01/05/2025 5:15 PM
in Anambas
0
Proyek Pembangunan Pelabuhan Jemaja Timur Anambas Molor, Ketua CINDAI Kepri Desak APH Usut Dugaan Penyimpangan
0
SHARES
414
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

www.ranaipos.com-Anambas : Proyek pembangunan Pelabuhan di Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas yang dikerjakan oleh PT. Samudra Anugrah Indah Permai hingga kini belum rampung meski masa kontrak telah berakhir sejak Desember 2024 lalu.

Proyek bernilai miliaran rupiah ini diketahui merupakan bagian dari pokok pikiran (pokir) aspirasi Cen Sui Lan saat menjabat sebagai Anggota Komisi V DPR RI. Pekerjaan tersebut termasuk dalam skema kontrak multiyears untuk anggaran tahun 2023 dan 2024.

Kementerian Perhubungan melalui Satuan Kerja Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Provinsi Kepulauan Riau telah memberikan perpanjangan waktu selama lima bulan, dari Januari hingga Mei 2025. Namun, selama masa perpanjangan, proyek justru tidak mendapat pengawasan memadai. Konsultan pengawas yang tertera di papan proyek tidak lagi menjalankan tugasnya karena kontraknya telah berakhir.

Ketua LSM Cindai Kepri, Edi Susanto, angkat bicara terkait dugaan penyimpangan dalam proyek tersebut. Ia mempertanyakan transparansi pengelolaan proyek, terutama mengenai kemungkinan adanya adendum kontrak terkait perubahan bahan dan sumber material.

Baca Juga

Komitmen Bangun Daerah Kepulauan, Bupati Aneng Terima Penghargaan CNN Indonesia

Belajar Membaca Laut Sejak Dini: Pelajar Anambas Dibekali Ilmu Keselamatan

“Apa dalam proses pekerjaan tersebut ada adendum kontrak terkait bahan material dan sumber material proyek? Karena ini bisa mempengaruhi RAB. Jika dirubah tanpa prosedur resmi, bisa saja terjadi markup atau permainan yang merugikan negara,” tegas Edi.

Ia juga menyoroti potensi penggunaan bahan material ilegal, mengingat di Anambas tidak terdapat tambang resmi yang berizin.

“Kalau sumber batu dan pasir dari lokal, besar kemungkinan itu dari tambang ilegal. Ini harus jadi perhatian serius,” tambahnya.

Edi juga menilai ada pembiaran dari pihak Satker BPTD Kelas II Provinsi Kepri dan konsultan pengawas. Ia mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan menyelidiki proyek ini.

“APH harus mengecek adendum kontrak dan persentase pencairan. Kalau dibiarkan, negara bisa lebih banyak dirugikan. Kami dari LSM CINDAI siap bantu data dan bahkan siap melaporkan secara resmi jika tidak ada tindakan cepat dari APH,” pungkas Edi Susanto yang juga merupakan putra daerah Anambas.(dwi)

Komentar

Berita Terkini

Batik Khas Kundur Tembus Pasar! PT Timah Sulap Motif Siput dan Sagu Jadi Cuan untuk Warga

Batik Khas Kundur Tembus Pasar! PT Timah Sulap Motif Siput dan Sagu Jadi Cuan untuk Warga

3 jam lalu

Komitmen Bangun Daerah Kepulauan, Bupati Aneng Terima Penghargaan CNN Indonesia

Sekda Ronny: Keluarga Harus Jadi Garda Terdepan Hadapi Bencana, BPBD Bintan Perkuat Kesiapsiagaan

Kapolres Natuna Jumat Keliling, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat di Masjid Ibnu Salim

Kementerian ATR/BPN Raih Juara II Invitasi Bulu Tangkis Kementan, Ukir Prestasi dan Jalin Silaturahmi

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In