No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
Minggu, 22 Maret 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Komisioner Bawaslu Kepri Paparkan Temuan Pelanggaran Politik Uang dan Netralitas ASN di Pilkada 2024

    Komisioner Bawaslu Kepri Paparkan Temuan Pelanggaran Politik Uang dan Netralitas ASN di Pilkada 2024

    Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten 

    Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten

    Peserta HPN 2026 SMSI Disambut Meriah di Pendopo Kabupaten Pandeglang 

    Peserta HPN 2026 SMSI Disambut Meriah di Pendopo Kabupaten Pandeglang

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Komisioner Bawaslu Kepri Paparkan Temuan Pelanggaran Politik Uang dan Netralitas ASN di Pilkada 2024

    Komisioner Bawaslu Kepri Paparkan Temuan Pelanggaran Politik Uang dan Netralitas ASN di Pilkada 2024

    Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten 

    Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten

    Peserta HPN 2026 SMSI Disambut Meriah di Pendopo Kabupaten Pandeglang 

    Peserta HPN 2026 SMSI Disambut Meriah di Pendopo Kabupaten Pandeglang

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

Pekerja Menjerit, Diduga! Proyek APBN Jalan Rewak – Padang Melang, Jemaja, Anambas Cair 100%, Upah Kerja Belum Bayar.

rapi by rapi
20/05/2024 2:08 PM
in Anambas, Berita
0
Pekerja Menjerit, Diduga! Proyek APBN Jalan Rewak – Padang Melang, Jemaja, Anambas Cair 100%, Upah Kerja Belum Bayar.
0
SHARES
942
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

www.ranaipos.com _ Anambas : Pekerjaan Proyek Paket Penanganan Jalan Rewak- Sedanau – Padang Melang Kecamatan Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas diduga belum bayar upah pekerja dan tinggalkan hutang.

Iman Alfatih yang akrab disapa Icep warga Sedanau, Rewak, Padang Melang Kecamatan Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas bersama dua rekannya saat di konfirmasi oleh media di, Sabtu (18/05/24) siang di lokasi Pantai Padang Melang Jemaja

Pekerjaan proyek tersebut diketahui media ini mulai dikerjakan pada Agustus 2023 lalu yang dikerjakan oleh PT. Putra Hari Mandiri sebagai kontraktor pelaksana selaku pemenang tender.

Selain itu dari pantauan media ini di lapangan, dari hasil dokumentasi terlihat papan plang proyek menyebutkan pekerjaan tersebut dianggarkan melalui APBN oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kepulauan Riau, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Kepulauan Riau.

Poto lokasi proyek jalan

Proyek pembangunan jalan tersebut menelan anggaran negara sebesar Rp. 67.124.286.000,00 (enam puluh tujuh milyar seratus dua puluh empat juta dua ratus delapan puluh enam ribu rupiah) di tahun 2023 dengan Nomor Kontrak HK.02.01/SP-HS/Bb24.5./VII/2023/05 sebagai pemenang tender oleh PT. Putra Hari Mandiri dan Konsultan Pengawas PT. Manggala Karya Bangun Sarana.

Baca Juga

Hari Pertama Lebaran, Ribuan Warga Padati Open House Wabup Bintan Deby Maryanti

Bupati Roby Jadi Khatib Shalat Idul Fitri, Gaungkan Makna Kemenangan Sejati di Bintan

Ironinya, paket pekerjaan milyaran itu meninggal bau menyengat di kalangan masyarakat serta kepada pekerja buruh dan karyawan di Kecamatan Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas.

Pasalnya, proyek yang di gandang-gandang sudah melakukan pencairan 100% pekerjaan itu hingga saat ini masih meninggalkan hutang pekerjaan kepada sejumlah pekerja. Tidak tanggung-tanggung hutang tersebut diduga mencapai ratusan juta hingga mencapai milyaran rupiah, informasi diterima media ini.

Atas upah pekerjaan yang belum dibayarkan itu, menyeret nama orang ternama di Anambas dalam kancah pemain proyek sebagai kontraktor, baik bermain di anggaran APBD hingga APBN.

Al Bukhari yang akrab disapa Pak Bukhari di Anambas itu adalah orang yang diduga bertanggungjawab atas pekerjaan proyek paket penanganan jalan Rewak- Sedanau – Padang Melang Kecamatan Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas yang hari ini membuat sejumlah pekerja dilema karana upah (gaji) hak pekerja belum di bayarkan.

Terkait hal tersebut, sejumlah orang (pekerja) meminta untuk hal ini di publikasikan ke media berharap pihak perusahaan dan kontraktor agar segera menyelesaikan pembayaran upah pekerjaan tersebut.

“Pertemuan hari ini kami sudah sampaikan ke kawan-kawan lainnya untuk membahas terkait persoalan yang terjadi, akan tetapi kawan-kawan yang tidak bisa hadir dikerenakan ada pekerjaan lain dan juga ada yang menghadiri rapat,” ungkap Ika Iman Alfatih yang akrab disapa Icep warga Sedanau, Rewak, Padang Melang Kecamatan Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu (18/05/24) siang.

Lebih lanjut Icep menyampaikan pihaknya hanya meminta kepada Bukhari selaku kontraktor untuk bisa membayarkan upah (gaji) atas pekerjaan pihaknya yang hingga saat ini belum juga ada kabar dan kejelasannya.

Dirinya menjelaskan, selain upah pekerjaan yang belum di bayarkan, pihak perusahaan juga belum membayar ganti rugi tanaman masyarakat seperti tanaman cengkeh, kelapa, karet dan lainnya yang telah disepakati.

Kepada media ini Icep menjelaskan, upah yang belum di bayarkan kurang lebih diantarnya pekerjaan pembersihan lahan akibat lonsor sebesar Rp. 7.700.000,00, kayu 1 ton Rp. 4.000.000,00, Upah borong pekerjaan Rp. 111.000.000,00 sementara untuk Icep sendiri yang harus dibayarkan oleh pihak perusahaan (Bukhari_red) kurang lebih Rp. 122.700.000,00.

“Untuk pekerja kurang lebih 40 orang yang menunggu upah yang belum di bayar, bang,” ungkap Icep.

Sementara itu, Suhardi warga Terdun Desa Rewak dan selaku Ketua RW tersebut juga juga membenarkan atas tindakan perusahaan (Bukhari_red) yang belum juga membayarkan ganti rugi tanaman kebunnya yang telah disepakati untuk dibayarkan dari hasil pertemuan dilakukan oleh sejumlah masyarakat dan pihak perusahaan kala itu.

“Dari hasil kesepakatan, perusahan janji akan ganti rugi tanaman, untuk tanaman saya seperti kelapa, Cengkeh dan Pohon Asam kurang lebih Rp.1.450.000,00,” ungkapnya.

Sedangkan, ada 3 orang warga lain yang memiliki tanaman yang harus di ganti rugi, hingga saat ini belum juga dibayar, sambung Suhardi.

Sementara itu, hal yang sama juga dirasakan oleh Heri Hendriko sebagai pekerja di pekerjaan tersebut yang juga belum menerima upah (gaji) oleh pihak perusahan selama 3 bulan, sedangkan beberapa orang rekan seprofesinya juga menerima hal yang sama.

“Untuk saya yang belum dibayarkan selama 3 bulan sebesar Rp. 9.000.000,00, sedangkan kawan-kawan lainnya ada yang 2 bulan juga belum di bayarkan upahnya,” terang Heri saat itu.

Dari pertemuan tersebut, Icep dan dua rekannya tersebut mewakili teman-teman pejuang upah pekerjaan itu meminta dalam waktu 1 minggu dari hari pertemuan pihak perusahaan bisa memberikan titik terang terkait upah yang belum dibayarkan.

“Kita sepakat jika dalam 1 minggu ini belum juga ada pembayaran, kita meminta sisa-sisa material yang ada kita ambil dan dijual agar uang upah kita dapat di bayarkan,” ungkapnya dengan wajah kesal.

Hingga berita ini mau di abdate, pihak perusahaan (Bukhari_red) sudah di konfirmasi melalui telepon selulernya (WhatsApp) belum bisa dikonfirmasi alias mendapat jawaban dan dengan kondisi WhatsApp tidak aktif.***

Laporan : Haryadi Saputra

Editor. : Rapi

Komentar

Berita Terkini

Hari Pertama Lebaran, Ribuan Warga Padati Open House Wabup Bintan Deby Maryanti

Hari Pertama Lebaran, Ribuan Warga Padati Open House Wabup Bintan Deby Maryanti

11 jam lalu

Kapolres Bintan Rayakan Idul Fitri dengan Personel, Tekankan Soliditas

Bupati Roby Jadi Khatib Shalat Idul Fitri, Gaungkan Makna Kemenangan Sejati di Bintan

Ansar Ahmad Tinjau Arus Mudik di Batam, Pastikan Pemudik KM Kelud Aman dan Terlayani Optimal

Nyala Obor Iringi Takbir Idul Fitri, Roby Kurniawan: Sederhana namun Penuh Kekhusyukan

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In