ANAMBAS _ ranaipos.com : Pemerintah Desa Sunggak, Kecamatan Jemaja Barat, Kabupaten Kepulauan Anambas, menggelar kegiatan gotong royong (goro) pembersihan sumber air sekaligus penambahan sumber air baru, di tengah musim kemarau yang telah berlangsung lebih dari satu bulan.
Kepala Desa Sunggak, Nurizal Damri, saat dikonfirmasi awak media pada Jumat (3/4/2026), mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang mulai terdampak berkurangnya debit air.

“Musim kemarau sudah lebih dari satu bulan, debit air mulai berkurang. Air merupakan kebutuhan dasar masyarakat, sehingga melalui goro ini kita berupaya membersihkan sumber air yang ada sekaligus menambah sumber air baru,” ujarnya.
Ia menjelaskan, untuk mendistribusikan air ke rumah warga, pihak desa masih memanfaatkan pipanisasi menggunakan pipa lama yang sebelumnya telah terpasang.
Menurutnya, dengan adanya tambahan sumber air tersebut diharapkan mampu membantu mencukupi kebutuhan masyarakat Desa Sunggak dalam aktivitas sehari-hari.
Selain itu, Nurizal juga mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menggunakan air, terutama di tengah kondisi kemarau saat ini.
“Kami mengajak masyarakat untuk berhemat dalam penggunaan air. Jika kebutuhan sudah tercukupi, mohon keran segera dimatikan agar ketersediaan air di bak penampung tetap terjaga,” imbaunya.

Ia juga menyampaikan bahwa kondisi air di waduk penampungan saat ini mulai menipis, sehingga diperlukan kesadaran bersama dalam menjaga ketersediaan air.
Di sisi lain, Kades turut mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam penggunaan listrik guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Pastikan listrik dalam kondisi aman saat digunakan maupun saat ditinggalkan,” pesannya.
Tak hanya itu, kepada para petani, ia juga mengimbau agar lebih waspada saat membuka lahan dengan cara dibakar. Menurutnya, api harus benar-benar dipastikan padam sebelum ditinggalkan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Kita harapkan semua masyarakat dapat lebih peduli dan waspada, baik dalam penggunaan air, listrik, maupun saat membersihkan lahan, demi keselamatan bersama,” tutupnya.*(Heri).





Komentar