NATUNA _ ranaipos.com : Lembaga Wakaf Al-Muna Yayasan Abdi Umat Natuna resmi melaunching program Gerakan Mari Berbagi Infaq Jum’at dengan mengusung tema “Bersama Mewujudkan Kepedulian terhadap Sesama”, Jumat (10/4/2026) siang.

Kegiatan launching tersebut digelar di lingkungan Kampus STAI Natuna dan dihadiri sejumlah tokoh pendidikan serta perbankan syariah di Natuna. Tampak hadir Ketua Yayasan Abdi Umat Natuna Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA, Ketua STAI Natuna Dr. H. Umar Natuna, M.Pd.I, Kepala Cabang BRK Syariah Natuna Dwik Darma Putra, serta Kepala Cabang BSI Natuna Ari Kurniawan.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Abdi Umat Natuna, Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA, menyampaikan bahwa Yayasan Abdi Umat selama ini telah membawahi sejumlah lembaga pendidikan, di antaranya MTs Ibnurus Bunguran Timur Laut dan serta SMP Nurul Janah.

Menurutnya, di usia yayasan yang telah menginjak usia ke 23 tahun, pihaknya tetap berkomitmen memberikan perhatian besar terhadap perkembangan pendidikan di Kabupaten Natuna.
“Melalui lembaga ini, mari kita berbagi di setiap hari Jumat. Kegiatan ini menjadi bentuk keikhlasan dalam memberi manfaat dan semangat bergotong royong untuk sesama,” ujarnya.
Ia menegaskan, program tersebut diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan mampu menumbuhkan semangat gotong royong di kalangan mahasiswa maupun pelajar.
“Kegiatan ini harus terus berjalan dan memberikan motivasi kepada mahasiswa serta siswa untuk peduli terhadap sesama, karena tujuan utamanya adalah memberikan manfaat bagi umat,” tambahnya. 
Ia juga menuturkan bahwa sekecil apa pun nilai donasi yang diberikan, apabila dilakukan secara rutin dan istiqomah setiap Jumat, maka akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Walaupun nilainya kecil, jika dilakukan terus-menerus maka hasilnya akan sangat besar dan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Wakaf Al-Muna Yayasan Abdi Umat Natuna, Dalah, SE., ME, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa pihaknya saat ini telah menjalankan tiga program utama.
Program pertama yakni wakaf produktif, berupa pengelolaan kebun pisang cavendish dan pisang lokal yang hasilnya diperuntukkan bagi beasiswa siswa berprestasi.
Kemudian program kedua adalah wakaf uang, yang difokuskan untuk target jangka panjang pembangunan Gedung IAI Natuna yang berlokasi di sebelah Kantor BMKG Natuna.
Sedangkan program ketiga adalah program qurban, yang secara rutin telah dilaksanakan setiap tahun di sejumlah wilayah, seperti Segeram, Mahligai, Binjai, Teluk Buton, Pian Tengah, hingga Sepempang.
Lebih lanjut, Dalah menjelaskan bahwa program Gerakan Mari Berbagi akan dikelola secara mingguan oleh para mahasiswa dengan sistem pengumpulan kotak infaq setiap pekan di Kampus STAI Natuna.
Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan untuk beasiswa mahasiswa kurang mampu, kegiatan berbagi pada bulan Ramadan, hingga bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Acara ditutup dengan peresmian launching Wakaf Al-Muna melalui Gerakan Mari Berbagi, yang ditandai dengan penyerahan infaq secara simbolis oleh Ketua Yayasan Abdi Umat Natuna Dra Hj Ngesti Yuni Suprapti serta Ketua STAI Natuna Dr H Umar Natuna serta para pengurus Wakaf Al-Muna sebagai bentuk dimulainya gerakan sosial tersebut.*(rapi)





Komentar