www.ranaipos.com – Lingga : Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan oleh Kodim 0315/Tanjungpinang terus menunjukkan progres positif. Salah satu sasaran fisik utama berupa pembukaan jalan baru sepanjang 3 kilometer dengan lebar 6 meter yang berlokasi di Desa Panggak Laut, Kecamatan Daik, Kabupaten Lingga, telah rampung 100 persen per tanggal 30 Mei 2025.
Selain itu, pekerjaan penimbunan pada trase jalan yang sama juga telah mencapai 88 persen. Pembukaan akses ini diharapkan akan memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mempermudah mobilitas masyarakat di daerah tersebut.
Untuk mendukung pekerjaan di lapangan, sejumlah alat berat dan peralatan kerja manual dikerahkan, antara lain 1 unit excavator Cobelco, 1 unit truk, serta peralatan seperti cangkul, sekop, arco, dan vibrator molen.
Kegiatan nonfisik TMMD juga telah dilaksanakan secara masif dan menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat. Di antaranya adalah:
Pengobatan massal, sunatan massal, pelayanan KB
Penyuluhan tentang wawasan kebangsaan, hukum, kamtibmas, bahaya radikalisme, stunting, bahaya narkoba, mitigasi bencana, ketahanan pangan, pengolahan sampah, hingga ekonomi kreatif
Pembagian 100 paket sembako untuk masyarakat serta tambahan gizi bagi balita dan anak-anak stunting
Pemberian bantuan sarana dan prasarana olahraga
Namun, terdapat satu kegiatan nonfisik yang belum dilaksanakan, yakni penyuluhan pemanfaatan kesejahteraan sosial.
Sementara itu, sejumlah program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) seperti TNI Manunggal Air Bersih (TMAB), pembangunan MCK, hanpangan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta kegiatan bersatu dengan alam dan pembersihan lingkungan juga telah dilaksanakan. Rehab masjid di lokasi kegiatan pun telah selesai. Adapun program pembersihan sungai tercatat masih menunggu waktu pelaksanaan.
Kegiatan TMMD kali ini melibatkan total 135 personel gabungan yang terdiri dari 115 personel TNI, 10 anggota Polri, dan 10 orang dari unsur masyarakat.
Cuaca selama kegiatan terpantau bervariasi, dengan kondisi hujan pada pagi hari, serta cerah di siang dan sore hari. Tidak ada kejadian menonjol yang dilaporkan selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi TNI dengan masyarakat dalam membangun daerah tertinggal serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan terintegrasi antara pembangunan fisik dan nonfisik.*(dv)





Komentar