ANAMBAS – ranaipos.com : Operasi kesiapsiagaan bencana banjir rob di Kelurahan Tarempa kembali digelar pada malam kedua, Minggu (7/12/2025). Kegiatan diawali apel gabungan yang dipimpin Lurah Tarempa, Syamsir, di kantor Kelurahan Tarempa sebelum tim bergerak melakukan penyusuran ke rumah-rumah warga.

Sebanyak 31 personel dikerahkan dalam operasi malam ini. Tim dibagi menjadi dua kelompok untuk menyusuri wilayah rawan terdampak banjir rob. Personel terdiri dari anggota BPBD, staf Kelurahan Tarempa, personel Polairud, staf Kecamatan Siantan, Babinsa Koramil 02 Tarempa, serta anggota Tagana.
Lurah Tarempa, Syamsir, kepada media ini mengatakan, peningkatan pasang air laut menjadi perhatian serius. Ia mengimbau warganya untuk tetap waspada terhadap potensi genangan air yang dapat masuk ke permukiman.
“Kepada warga Kelurahan Tarempa, mohon memperhatikan kabel aliran listrik jika berada di lantai. Segera pindahkan agar tidak terjadi korsleting listrik apabila rumah terendam air laut pasang malam ini,” ujar Syamsir.
Ia menambahkan bahwa penyusuran wilayah rawan sudah dilakukan. Pada pukul 22.00 WIB, air laut belum menggenangi rumah warga, namun di beberapa ruas jalan terlihat air mulai naik. Cuaca malam ini air laut bergelombang disertai angin.
Data dihimpun dari tim Pos kelurahan Tarempa, warga terdampak banjir rob yang menjadi fokus pemantauan tim:
1. Siti Rubiah (Patimura)
2. Asmiyati (Patimura)
3. Suhaimi (Patimura)
4. Kasdi (Patimura)
5. Syaiful (Patimura)
6. Yono (Patimura)
7. Abdul Hadi (Olahraga)
8. Jonidar (Olahraga)
9. Putri Kesya
10. Rokiah
11. Hanisa
Syamsir menegaskan bahwa pihak kelurahan akan terus melakukan pemantauan secara berkala.
“Kita setiap satu jam sekali lakukan penyusuran ke lokasi sasaran seperti Jalan Kartini, Imam Bonjol, Raden Saleh, Tongkol, dan wilayah rumah warga yang rawan tergenang air pasang,” jelasnya.
Ia juga meminta warga untuk segera memberikan informasi kepada kelurahan apabila membutuhkan pertolongan.*(Heri).





Komentar