No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 29 Januari 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Anambas
  • Seputar Kepri
    • All
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Tanjungpinang
    Bupati Bintan Dukung Kampung Donor Darah, Gerakan Kemanusiaan Tumbuh dari Desa

    Bupati Bintan Dukung Kampung Donor Darah, Gerakan Kemanusiaan Tumbuh dari Desa

    PT TIMAH Tbk Dukung Pembangunan Pagar TPU, Tingkatkan Sarana Prasarana Warga Desa Gemuruh

    PT TIMAH Tbk Dukung Pembangunan Pagar TPU, Tingkatkan Sarana Prasarana Warga Desa Gemuruh

    Hafizha dan BAZNAS Salurkan Puluhan Paket Sembako untuk Dhuafa dan Balita Stunting di Tanjung Uban Timur

    Hafizha dan BAZNAS Salurkan Puluhan Paket Sembako untuk Dhuafa dan Balita Stunting di Tanjung Uban Timur

  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Anambas
  • Seputar Kepri
    • All
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Tanjungpinang
    Bupati Bintan Dukung Kampung Donor Darah, Gerakan Kemanusiaan Tumbuh dari Desa

    Bupati Bintan Dukung Kampung Donor Darah, Gerakan Kemanusiaan Tumbuh dari Desa

    PT TIMAH Tbk Dukung Pembangunan Pagar TPU, Tingkatkan Sarana Prasarana Warga Desa Gemuruh

    PT TIMAH Tbk Dukung Pembangunan Pagar TPU, Tingkatkan Sarana Prasarana Warga Desa Gemuruh

    Hafizha dan BAZNAS Salurkan Puluhan Paket Sembako untuk Dhuafa dan Balita Stunting di Tanjung Uban Timur

    Hafizha dan BAZNAS Salurkan Puluhan Paket Sembako untuk Dhuafa dan Balita Stunting di Tanjung Uban Timur

  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

Sudah Dicoret Banggar DPRD, Bupati Karimun Tetap Ngotot Lanjutkan Pembangunan MPP di Tengah Utang Menggunung

Ranai Pos by Ranai Pos
29/05/2025 5:14 AM
in Berita, Karimun, Seputar Kepri
0
Sudah Dicoret Banggar DPRD, Bupati Karimun Tetap Ngotot Lanjutkan Pembangunan MPP di Tengah Utang Menggunung
0
SHARES
104
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KARIMUN _ www.ranaipos.com : Di tengah membengkaknya utang daerah yang mencapai lebih dari Rp. 173 miliar, Bupati Karimun, Iskandarsyah tetap ngotot melanjutkan pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP). Padahal, program tersebut sebelumnya sudah dicoret oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Karimun dalam pembahasan APBD 2025.

Dalam wawancara usai acara penabalan gelar adat di rumah dinasnya, Rabu (28/5/2025), Iskandarsyah berdalih bahwa percepatan pembangunan MPP merupakan amanah dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Monitoring Center for Prevention (MCP).

“Sesuai dengan arahan KPK, setiap daerah harus memiliki MPP. Maka dari itu, kami percepat pembangunannya agar segera tuntas,” ujar Iskandarsyah.

Ia menegaskan bahwa keberadaan MPP sangat dibutuhkan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus berbagai dokumen pemerintahan di satu tempat.

Baca Juga

Isi Materi di Rakerda Kanwil BPN Provinsi Papua Barat, Biro Humas dan Protokol Imbau Jajaran Optimalkan Implementasi PESO dan Pengaduan Masyarakat

“Kami sudah memilah kegiatan mana yang prioritas, mandatori, dan mana yang bisa ditunda. Jadi, yang tidak mendesak, tidak akan dilaksanakan,” tambahnya.

Namun, pernyataan ini langsung menuai reaksi keras dari DPRD Kabupaten Karimun. Anggota DPRD Fraksi NasDem, Eri Januardin, menilai tindakan Bupati melanjutkan proyek MPP adalah bentuk pelanggaran wewenang.

“Saat pembahasan APBD 2025, kegiatan MPP sudah dicoret karena kondisi keuangan yang kritis. Jika tetap dilanjutkan, ini bisa masuk ranah pelanggaran hukum. TAPD pun mengetahui keputusan ini,” tegas Eri.

Dari hasil pengecekan di sistem LPSE, diketahui proyek MPP ternyata telah berjalan. CV. Acksono Reka Cipta Konsultan tercatat sebagai pemenang tender pengawasan pembangunan MPP dengan nilai kontrak Rp. 406,35 juta.

Tak hanya itu, menurut Eri, Pemkab Karimun sebelumnya telah menganggarkan Rp 4 miliar untuk proyek ini di tahun 2024. Namun dana tersebut berstatus Tunda Bayar (TB) dan dibebankan ke APBD 2025. Jika pembangunan tetap dilanjutkan hingga selesai dengan total nilai proyek mencapai Rp 17 miliar lebih, maka beban utang daerah akan semakin bertambah.

“Jika proyek ini dipaksakan, maka APBD 2026 pun akan terbebani. Pemerintah seharusnya fokus melunasi utang daerah terlebih dahulu, bukan menambah beban baru,” tandasnya.

Eri mendesak Bupati dan jajaran Pemkab Karimun agar lebih bijak dalam mengelola anggaran dan mendahulukan penyelesaian utang daerah yang kini telah tembus angka Rp 173 miliar lebih.

“Utamakan pemulihan fiskal dulu. Kalau tidak, keuangan daerah akan terus defisit dan rakyat yang jadi korban,” tutupnya.*

 

Laporan : Ronal

Editor : rapi

Komentar

Berita Terkini

49 menit lalu

Isi Materi di Rakerda Kanwil BPN Provinsi Papua Barat, Biro Humas dan Protokol Imbau Jajaran Optimalkan Implementasi PESO dan Pengaduan Masyarakat

Tunjang Pengelolaan Data Pertanahan dan Tata Ruang, Wamen Ossy Paparkan Potensi Penggunaan AI

Bupati Bintan Dukung Kampung Donor Darah, Gerakan Kemanusiaan Tumbuh dari Desa

Lanal Tarempa Asah Kemampuan Tempur Prajurit lewat Latihan Menembak

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Tentang Ranai Pos
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In