Natuna _ www.ranaipos.com : Dalam rangka memperingati Milad ke-23, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna mengadakan kegiatan penelitian di Pulau Midai. Kegiatan ini berlangsung mulai dari tanggal 18 s/d 22 Juli 2025.
Ketua STAI Natuna, Dr. H. Umar Natuna, M.Pd.I, mengemukakan bahwa kegiatan penelitian yang dilakukan adalah bentuk kepedulian dan keterlibatan kampus terhadap kehidupan masyarakat. Karenanya, di usia ke 23 tahun, STAI Natuna berupaya maksimal mengaplikasikan dan meningkatkan perannya di masyarakat. Maka dipilihlah tema Jejak Peradaban Islam, dengan memilih Pulau Midai sebagai lokasi penelitian, karena mengandung khazanah sejarah yang luar biasa, serta menarik untuk di ulas lebih mendalam.
Sementara itu, kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) STAI Natuna, Hasmiza, M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 15 dosen peneliti yang terdiri dari perwakilan program studi di STAI Natuna.
Dalam keterangannya disebutkan bahwa sebanyak 5 tim peneliti diterjunkan untuk menelaah jejak peradaban Islam di Pulau Midai melalui beberapa aspek, yaitu :
– Pendidikan Agama Islam, merumuskan proposal penelitian dengan judul “Modal Sosial sebahai Pilar Ketahanan Pendidikan Islam di Pulau Midai”
Tim ini terdiri dari Dr. H. Umar Natuna, M.Pd (ketua peneliti), dengan anggota Dr. H. Amirudin, MPA dan Ferri Irawan, M.Pd.
Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi tentang sejarah dan perkembangan pendidikan agama Islam di Pulau Midai, serta peranannya dalam membentuk masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.
– Ekonomi Syariah, menurunkan dua tim peneliti. Tim pertama membahas tentang Pola Syirkah Ahmadi Co di Pulau Midai”. Tim ini dipimpin oleh Kartubi, S.E.,M.E.I dengan anggota S.M. Rahimin, S.Ag., MM dan Dahlia, M.M. Sementara itu tim kedua, secara spesifik membahas “Pembagian aset serikat ahmadi dan Co ditinjau dari Hukum Bisnis Islam. Tim ini diketuai oleh Dr. H. Kamarrudin, M.Si, dengan anggota Nurdian Setiawan, M.E dan Nikmatul Rahmah Isnaniah, M.Sc.
– Aspek Dakwah (Komunikasi Penyiaran Islam), Tim ini dikomandoi oleh Lukman Nurchakim, M.Ag sebagai ketua dengan anggota Destryadi, MA dan Hasmiza, M.Pd. Penelitian ini akan menggali informasi tentang sejarah dan perkembangan dakwah Islam di Pulau Midai, serta strategi dan metode dakwah yang efektif dalam mengembangkan masyarakat yang islami.
– Aspek Anak Usia Dini. Tim ini merumuskan proposal penelitian dengan judul “Sejarah Pendidikan Anak Sejak Usia Dini di Pulau Midai: Dari tradisi ke transformasi”. Tim ini diketuai oleh Abu Bakar, M.Pd, dengan anggota Maulida, M.Pd dan Erine Agustia, M.Pd. Penelitian ini akan meneliti tentang peran pendidikan anak usia dini dalam membentuk generasi yang islami dan berakhlak mulia di Pulau Midai ditinjau dari aspek sejarah.
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemahaman tentang sejarah dan budaya Islam di wilayah tersebut. Hasil penelitian ini juga dapat digunakan sebagai referensi bagi pengembangan kebijakan dan program pendidikan, ekonomi, dan dakwah di Pulau Midai, Natuna secara khusus dan Indonesia secara umum.
Kegiatan penelitian ini merupakan salah satu bentuk komitmen STAI Natuna dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan meningkatkan kualitas pendidikan di bidang agama Islam. STAI Natuna berharap bahwa penelitian ini dapat menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan pemahaman dan pengembangan ilmu pengetahuan tentang Islam di Indonesia..***
Laporan : Hazmiza
Editor : rapi





Komentar