Kegiatan tersebut diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Natuna serta seluruh personel Polres Natuna. Menariknya, seluruh rangkaian dan perangkat upacara pada peringatan Hari Ibu tahun ini dilaksanakan oleh personel Polwan atau Srikandi Polres Natuna.
Pelibatan penuh Polwan sebagai petugas upacara menjadi simbol peran strategis dan kontribusi nyata perempuan, khususnya di lingkungan Polri, dalam mendukung tugas-tugas kepolisian serta pembangunan bangsa.
Dalam amanatnya, Kapolres Natuna menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk menghargai perjuangan, pengorbanan, serta peran perempuan dalam keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
Sejalan dengan tema Hari Ibu ke-97,“Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045”, Kapolres menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran penting sebagai agen perubahan sekaligus pilar ketahanan bangsa.
Lebih lanjut dijelaskan, penetapan Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember memiliki nilai sejarah yang kuat, merujuk pada Kongres Perempuan Indonesia I yang digelar pada 22–25 Desember 1928 di Yogyakarta. Kongres tersebut menjadi tonggak kebangkitan gerakan perempuan Indonesia dalam memperjuangkan hak, persatuan, dan peran perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Penetapan Hari Ibu kemudian diperkuat melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 316 Tahun 1959.
Kapolres Natuna juga menekankan agar semangat Hari Ibu terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan Polri, dengan menjunjung tinggi nilai kesetaraan, profesionalisme, serta penghormatan terhadap peran perempuan dalam mendukung terwujudnya Polri yang Presisi.
Upacara peringatan Hari Ibu ke-97 di Polres Natuna diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan penghargaan terhadap peran perempuan, serta menumbuhkan komitmen bersama dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.*(rp)





Komentar