Natuna _ ranaipos.com ; Prajurit Batalyon Komposit 1/Gardapati bersama tim Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menunjukkan respons cepat dalam menangani kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Kabupaten Natuna, Sabtu (04/04).
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 09.05 WIB di kawasan Komplek Perumahan Pemda, Kecamatan Bunguran Timur. Kebakaran diduga dipicu oleh kondisi cuaca panas disertai angin kencang serta kondisi lahan yang kering.
Mendapatkan laporan dari BPBD yang tergabung dalam Satgas Karhutla Natuna, prajurit Yon Komposit 1/Gardapati langsung bergerak menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan pemadaman.
Setibanya di lokasi, para prajurit bersama personel Damkar, BPBD, Basarnas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat bahu membahu melakukan upaya pemadaman guna mencegah api meluas, khususnya ke area permukiman warga.
Dengan penuh semangat, tim gabungan berjibaku di lapangan melakukan pemadaman sekaligus pengamanan di sekitar lokasi kebakaran.
Berkat kerja sama yang solid, api akhirnya berhasil dipadamkan dan situasi berangsur aman serta kondusif. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun lahan kosong seluas kurang lebih setengah hektare dilaporkan hangus terbakar.
Komandan Batalyon Komposit 1/Gardapati, Letkol Inf M. Ricky P.P.P.A.G.A., selaku Koordinator Operasi Darat pada Satgas Bencana Cuaca Ekstrem, Kekeringan, dan Karhutla Kabupaten Natuna, menegaskan bahwa kehadiran prajurit di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata pengabdian TNI.
“Kami akan selalu siap siaga, cepat, dan tanggap dalam setiap situasi darurat sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab terhadap masyarakat,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi bukti pentingnya sinergi antara TNI-Polri, instansi terkait, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi darurat, khususnya di wilayah Natuna yang memiliki tantangan geografis tersendiri.(Rid).





Komentar