ANAMBAS _ ranaipos.com : Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, melaksanakan Safari Ramadhan malam ke-12 di Masjid Al -Hijrah Desa Rewak, Kecamatan Jemaja, Minggu (1/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Aneng menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas untuk tetap memenuhi hak Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Di hadapan masyarakat, Aneng menekankan bahwa pembayaran gaji serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN akan tetap dilakukan secara rutin setiap bulan meski pemerintah daerah saat ini tengah melakukan efisiensi anggaran.
“Gaji PNS dan PPPK termasuk TPP ASN tetap menjadi komitmen kami untuk dibayarkan setiap bulan. Itu adalah hak pegawai yang wajib dipenuhi pemerintah,” tegas Aneng.
Ia menjelaskan, saat ini Pemkab Anambas sedang melakukan efisiensi sejumlah program dan kegiatan. Dampaknya, beberapa rencana pembangunan di tingkat kecamatan dan desa terpaksa mengalami penundaan.
“Saat ini kita sedang dalam masa efisiensi, sehingga banyak program pembangunan yang sudah direncanakan harus tertunda. Namun kami tidak tinggal diam, pemerintah daerah terus mencari solusi agar pembangunan tetap berjalan,” ujarnya.
Aneng menambahkan, dirinya bersama Wakil Bupati Raja Bayu terus berupaya memperjuangkan tambahan anggaran dari pemerintah pusat melalui berbagai kementerian yang membidangi sektor-sektor di daerah.
Menurutnya, pada tahun 2025 lalu, Kabupaten Kepulauan Anambas berhasil memperoleh dukungan pembangunan melalui anggaran APBN yang telah masuk. Anggaran tersebut bersumber dari sejumlah kementerian, di antaranya Kementerian PUPR untuk pembangunan infrastruktur jalan di beberapa kecamatan, serta Kementerian Pendidikan untuk pembangunan gedung sekolah dan fasilitas pendidikan, termasuk di Kecamatan Jemaja.
“Dukungan pembangunan tersebut melalui anggaran APBN yang telah masuk pada tahun 2025 lalu. Ini menjadi bukti bahwa upaya kita ke pusat membuahkan hasil,” katanya.
Ia berharap, ke depan kondisi keuangan daerah semakin stabil sehingga seluruh rencana pembangunan yang telah disusun dapat direalisasikan tanpa penundaan.
Selain menyampaikan komitmen terkait keuangan daerah, Aneng juga mengingatkan para orang tua untuk mengawasi penggunaan telepon genggam oleh anak-anak, terutama di bulan Ramadhan.
Ia meminta agar orang tua mengatur waktu penggunaan handphone agar anak-anak tidak kecanduan bermain gim dan tetap fokus pada belajar serta ibadah.
“Saya juga mengingatkan kepada orang tua agar mengatur waktu penggunaan handphone anak-anak. Jangan sampai ketergantungan bermain gim membuat mereka lalai belajar dan beribadah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Aneng menegaskan bahwa meski pemerintah berkomitmen memenuhi hak ASN dan PPPK, kewajiban sebagai aparatur juga harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Kami penuhi hak pegawai setiap bulan, tetapi tanggung jawab kerja juga harus dilaksanakan dengan baik. Saya tidak ingin lagi mendengar ada ASN yang bermain gim di jam kerja,” tegasnya.*(Heri).





Komentar