Bintan – ranaipos.com : Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah bersama Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad serta seluruh Bupati dan Wali Kota se-Kepri, Senin (09/03) di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang. 
Rakor tersebut tidak hanya membahas langkah pengendalian inflasi daerah, tetapi juga dirangkaikan dengan evaluasi kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, termasuk dukungan terhadap program nasional pembangunan 3 juta rumah.
Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa inflasi nasional secara year on year (yoy) per Februari 2026 tercatat sebesar 4,76 persen, meningkat dibandingkan periode Desember–Januari yang berada di kisaran 3,55 persen.
Pemerintah pusat sendiri menargetkan inflasi nasional berada pada kisaran 2,5 persen ±1 persen, sehingga angka inflasi saat ini dinilai sedikit berada di atas target yang ditetapkan.
“Secara teoritis angka 3,5 persen masih tergolong ringan, namun dampaknya sudah mulai dirasakan oleh masyarakat, terutama pada kelompok desil 1 hingga 4,” jelas Tito.
Meski demikian, Tito menilai kondisi inflasi di Provinsi Kepulauan Riau masih tergolong terkendali dengan baik.Hal ini terlihat dari Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kepri yang tercatat sebesar 0,7 persen, sementara inflasi daerah berada di angka 3,54 persen.
Usai mengikuti Rakor, Bupati Roby Kurniawan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bintan dalam mendukung pengendalian inflasi serta menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Menurutnya, kontribusi daerah sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekonomi, termasuk melalui penguatan sektor-sektor unggulan yang menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah.
“Tadi Pak Menteri menyampaikan bahwa kinerja ekonomi di Kepri secara umum menunjukkan tren yang positif. Bintan dengan segala potensi yang dimiliki siap terus memperkuat ekonomi Kepri. Prinsipnya kami akan mengoptimalkan seluruh potensi daerah di berbagai sektor,” ungkap Roby.
Selain itu, Roby juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bintan mulai mempersiapkan berbagai langkah strategis untuk menghadapi momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Ia menyebutkan bahwa Pemkab Bintan akan menggelar Rakor bersama Forkopimda dan instansi terkait pada Selasa (10/03) guna memastikan kesiapan daerah menghadapi arus mudik dan lonjakan aktivitas masyarakat saat libur Lebaran.
Rakor tersebut akan membahas berbagai aspek penting, mulai dari antisipasi arus mudik, pengamanan jalur transportasi, kesiapan objek wisata, hingga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok sebelum dan setelah Idul Fitri.
“Langkah ini penting agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, serta tetap terjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah,” tutup Roby.*(helmi)





Komentar