Natuna _ www.ranaipos.com : Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Natuna mengumumkan penundaan sementara proses daftar ulang penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMP Negeri 1 Bunguran Timur. Keputusan ini diambil menyusul adanya keluhan dari sejumlah orang tua siswa yang merasa anak mereka yang telah mendaftar melalui jalur zonasi belum diterima.
Penundaan ini bertujuan memberikan waktu yang cukup untuk melakukan evaluasi sistem pendaftaran online yang baru diterapkan tahun ini. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, Hendra Kusuma, menyampaikan bahwa masalah yang timbul selama proses PPDB online perlu ditangani dengan serius, agar tidak ada calon siswa yang dirugikan.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Keputusan ini diambil untuk memberikan waktu lebih banyak bagi kami dalam mengevaluasi dan memperbaiki sistem pendaftaran yang baru pertama kali kami terapkan di Natuna,” kata Hendra Kusuma, Jum’at (11/07/25) pagi.
Ia juga mengungkapkan bahwa masalah utama yang muncul adalah kurangnya sosialisasi yang memadai terkait prosedur pendaftaran online, yang menyebabkan kebingungan di kalangan orang tua dan masyarakat.
Pihak Dinas Pendidikan mengaku sedang melakukan pendataan ulang serta pengecekan sistem untuk memastikan semua calon peserta didik yang berhak mendapatkan tempat di sekolah bisa terakomodasi dengan baik. Hendra Kusuma juga menegaskan bahwa keputusan final mengenai PPDB akan diputuskan setelah rapat koordinasi dengan Komisi I DPRD Natuna yang dijadwalkan pada awal pekan depan.
Upaya Meningkatkan Sistem PPDB di Masa Depan
Menurut Hendra, meskipun sistem pendaftaran online diharapkan dapat mempercepat proses dan mengurangi kecurangan, tahun ini terbukti banyak tantangan yang harus dihadapi. Dia berharap sistem yang diterapkan kedepannya dapat berjalan lebih lancar dengan adanya evaluasi dan perbaikan dalam sosialisasi, serta penyesuaian teknis lainnya.
“Ke depan, kami akan lebih meningkatkan komunikasi kepada masyarakat mengenai sistem ini agar proses PPDB berjalan lebih transparan dan efisien,” tambahnya.
Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna juga meminta orang tua siswa untuk bersabar dan menunggu pengumuman resmi yang akan disampaikan dalam waktu dekat, setelah proses evaluasi selesai.*(riduan)





Komentar