Tanjungpinang – ranaipos.com : Pemerintah Kota Tanjungpinang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat layanan publik berbasis digital. Salah satu langkah nyata yang kini dirasakan langsung masyarakat adalah hadirnya 48 titik WiFi publik gratis yang tersebar di empat kecamatan.
Program yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tanjungpinang ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses informasi, mendukung pendidikan, hingga meningkatkan literasi digital masyarakat di ruang-ruang publik.
Kepala Diskominfo Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, menyampaikan bahwa penyediaan WiFi gratis ini dirancang untuk menjangkau lebih banyak warga, khususnya di lokasi-lokasi strategis yang menjadi pusat aktivitas.
“Ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan digital yang mudah diakses oleh masyarakat. Kami ingin memastikan semua lapisan masyarakat dapat menikmati konektivitas internet secara merata,” ujarnya usai pelaksanaan Salat Istisqa’ di Lapangan Pamedan Ahmad Yani.
Dari total 48 titik yang tersedia, sebarannya mencakup:
*Kecamatan Tanjungpinang Kota: 13 titik
*Kecamatan Tanjungpinang Timur: 15 titik
*Kecamatan Tanjungpinang Barat: 9 titik
*Kecamatan Bukit Bestari: 11 titik
Penempatan WiFi publik difokuskan di berbagai fasilitas umum seperti taman kota, pusat layanan publik, fasilitas kesehatan, hingga ruang-ruang edukasi yang sering dimanfaatkan masyarakat.
Tak hanya menghadirkan akses, Diskominfo juga memastikan kualitas jaringan tetap terjaga melalui pemantauan dan pemeliharaan rutin. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat menikmati layanan internet yang stabil dan optimal.
Teguh juga mengingatkan pentingnya penggunaan internet secara bijak. Ia mengajak masyarakat untuk turut menjaga fasilitas yang telah disediakan serta melaporkan jika terjadi gangguan.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan WiFi publik ini dengan baik dan bertanggung jawab. Jika ada kendala, silakan laporkan melalui Diskominfo atau kanal SPAN-Lapor yang telah tersedia,” tambahnya.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Tanjungpinang tidak hanya menghadirkan kemudahan akses internet, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk berkembang di era digital. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang lebih modern, inklusif, dan berkelanjutan.*(helmi)





Komentar