www.ranaipos.com _ Natuna: Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat pesisir, khususnya nelayan, PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Natuna menyalurkan bantuan 48 unit pelampung keselamatan (life jacket) kepada warga Desa Sabang Mawang Barat, Kecamatan Pulau Tiga, Kabupaten Natuna, Kamis (18/12).
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan warga desa dan pemerintah setempat. Turut hadir, Pulau Kepala Basarnas Natuna yang diwakili Kasi Operasi, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Natuna, Camat Pulau Tiga dan kepal desa serta beberapa undangan lainnya.
Selain pembagian life jacket, kegiatan ini juga dirangkai dengan sosialisasi keselamatan di laut dan program BPJS Ketenagakerjaan yang disampaikan Kasi Operasi Basarnas Natuna serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Natuna.
Fuel Terminal Manager Natuna, Ade Pranoto menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga, yang berfokus pada aspek keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.
“Keselamatan merupakan hal yang utama, terutama bagi masyarakat nelayan yang setiap hari beraktivitas di laut. Melalui pembagian life jacket ini, kami berharap dapat membantu meminimalkan risiko kecelakaan laut,” ujarnya.
Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan aktivitas melaut warga, mengingat sebagian besar masyarakat Sabang Mawang Barat menggantungkan hidup dari sektor kelautan dan perikanan.
Sementara itu, Kepala Desa Sabang Mawang Barat Pipit Triyatul, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Natuna atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada warganya.
“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami, terutama nelayan. Semoga sinergi dan kepedulian seperti ini terus berlanjut,” katanya.
Dengan adanya bantuan pelampung keselamatan tersebut, diharapkan kesadaran warga akan pentingnya keselamatan saat melaut semakin meningkat, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara Pertamina dan masyarakat di wilayah Natuna.(Rid).





Komentar