Bintan – ranaipos.com : Pemerintah Kabupaten Bintan resmi memulai pembahasan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan yang berlangsung di Aula Bandar Seri Bentan, Senin (09/03) ini akan dilaksanakan hingga Kamis mendatang dengan melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan. 
Forum perencanaan tahunan tersebut diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, perwakilan kelurahan dan desa, hingga tokoh masyarakat. Musrenbang ini menjadi bagian penting dalam tahapan penyusunan rancangan akhir RKPD yang akan menjadi arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.
Bupati Bintan melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Bintan, M. Panca Azdigoena menyampaikan bahwa pelaksanaan Musrenbang RKPD mengacu pada ketentuan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia terkait tata cara perencanaan, pengendalian, serta evaluasi pembangunan daerah.
Menurutnya, regulasi tersebut mengamanatkan agar pemerintah daerah melaksanakan proses perencanaan pembangunan secara tertib, terarah, serta terintegrasi dengan dokumen perencanaan jangka menengah dan jangka panjang daerah.
“Pelaksanaan forum hari ini merupakan ikhtiar nyata untuk memperkuat kolaborasi seluruh pihak dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Rumusan yang dihasilkan dalam Musrenbang RKPD ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk membawa Bintan semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dipaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bintan meningkat menjadi 78,65, sementara tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 4,77 persen, turun dari sebelumnya 5,44 persen.
Di sektor kesehatan, peningkatan kualitas layanan turut berdampak pada naiknya Usia Harapan Hidup menjadi 75,21 tahun, sejalan dengan capaian Universal Health Coverage (UHC) sebesar 99,07 persen.
Selain itu, tingkat partisipasi aktif masyarakat tercatat mencapai 81,08 persen, dan prevalensi stunting berhasil ditekan hingga 14,8 persen.
Untuk arah pembangunan tahun 2027, Pemkab Bintan mengusung tema “Meningkatkan Akselerasi Kesejahteraan Berbasis Produktivitas Ekonomi Unggulan, SDM Berkualitas, Lingkungan Lestari dan Tata Kelola Inovatif.”
Tema tersebut kemudian dijabarkan dalam empat prioritas utama pembangunan, yaitu:
1.Peningkatan produktivitas ekonomi daerah.
2.Penguatan kualitas sumber daya manusia.
3.Pembangunan berwawasan lingkungan yang lestari.
4.Penguatan tata kelola pemerintahan yang inovatif.
Keempat prioritas tersebut akan menjadi dasar penyusunan berbagai program dan kebijakan pembangunan daerah pada tahun 2027.
Selain itu, forum RKPD ini juga diharapkan dapat memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pengawasan pembangunan daerah.
Musrenbang RKPD juga menjadi tahapan penting dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD), sehingga setiap program yang dirancang benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat serta arah pembangunan daerah di masa mendatang.*(helmi)





Komentar