Anambas – www.pranaipos.com : Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kepulauan Anambas secara resmi menggelar Konferensi Kabupaten (Konferkab) perdana pada Senin, 21 Juli 2025, bertempat di Aula Lantai 3 Gedung Prof. M. Zein, Kantor Bupati Kepulauan Anambas.
Momentum bersejarah ini menjadi tonggak awal terbentuknya kepengurusan PWI secara definitif di Anambas. Dalam pemilihan yang berlangsung secara terbuka, demokratis, dan penuh suasana kekeluargaan, M. Ramadan terpilih sebagai Ketua PWI Anambas periode 2025–2028, mengungguli calon lainnya, Sahat Eduar Sihombing (Edo).
Konferkab dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kepulauan Anambas, Sahtiar, sejumlah pimpinan OPD, serta perwakilan instansi vertikal. Dari tingkat provinsi, Ketua PWI Kepri, Andi Gino, bersama Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK), Novianto, juga turut hadir untuk memberikan pembekalan dan memantau langsung jalannya konferensi.
Dalam sambutannya, Sahtiar menyambut baik terbentuknya PWI di Anambas, dan menekankan pentingnya sinergi antara media dan pemerintah daerah.
“Kami menyambut baik lahirnya PWI Anambas. Ini langkah maju dalam memperkuat peran pers sebagai mitra strategis pembangunan. Harapan kami, PWI menjadi penyampai informasi yang objektif dan mencerdaskan, dengan tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik,” ujar Sahtiar.
Sementara itu, Ketua PWI Kepri Andi Gino menilai Konferkab ini bukan sekadar ajang pemilihan ketua, tetapi juga sebagai momen penting dalam meletakkan dasar organisasi yang kokoh di daerah.
“Kami harap kepengurusan yang baru segera bergerak, membangun komunikasi yang baik, menjaga kekompakan internal, dan memperkuat eksistensi pers di Anambas,” ucapnya.
M. Ramadan, dalam pidato perdananya sebagai ketua, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan. Ia berkomitmen menjadikan PWI Anambas sebagai wadah profesional yang inklusif bagi seluruh wartawan di wilayah tersebut.
“PWI harus menjadi rumah besar bagi seluruh insan pers, termasuk yang belum tergabung. Kita rangkul, kita besarkan bersama, demi membangun ekosistem jurnalistik yang sehat dan berdaya,” tegas Ramadan.
Terpilihnya Ramadan diharapkan menjadi titik awal penguatan peran pers lokal, khususnya di wilayah perbatasan seperti Anambas, dalam menyampaikan informasi yang berimbang, mencerdaskan, serta membangun semangat dan optimisme masyarakat pesisir.*
Laporan : Heri – ranaipos.com





Komentar