www.ranaipos.com _ Natuna : Pada hari Kamis (7/8), Kejaksaan Negeri (Kejari) Natuna mengadakan kegiatan penyuluhan hukum di Kecamatan Pulau Laut, Kabupaten Natuna. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Kejari Natuna, Surayadi Sembiring, SH., MH., dan merupakan bagian dari komitmen kejaksaan untuk meningkatkan pengetahuan hukum masyarakat, terutama di daerah pesisir dan perbatasan.
Acara ini dihadiri oleh kepala desa, perangkat desa, tokoh lokal, dan unsur muspika daerah setempat. Perwakilan dari beberapa instansi juga ikut berpartisipasi, termasuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Badan SAR Nasional (Basarnas), Unit Layanan PLN Natuna, dan Lanud Raden Sadjad.
Dalam pidatonya, Kepala Kejari Natuna menekankan pentingnya hukum dalam pengelolaan pemerintahan desa. Dia mengingatkan kepala desa dan perangkatnya agar memahami aturan mengenai pengelolaan keuangan, pelaksanaan program, dan hubungan administratif yang ada di desa.
Seringkali, masalah hukum di desa muncul akibat kurangnya pemahaman tentang mekanisme dan regulasi yang ada.
“Hendaknya kepala desa tidak terlibat langsung dalam hal-hal teknis, terutama yang berkaitan dengan hukum. Oleh karena itu, rencanakan pekerjaan dengan baik dan gunakan anggaran dengan transparan,” ujar Surayadi.
Dia juga menegaskan bahwa kejaksaan siap memberikan pendampingan hukum secara gratis kepada pemerintah desa dan masyarakat sebagai dukungan untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan taat hukum.
Di samping penyuluhan hukum, kegiatan ini juga menyajikan sesi edukasi dari berbagai instansi. Basarnas Natuna memberikan pelatihan mengenai keselamatan maritim, cara evakuasi mandiri saat bencana, dan langkah cepat yang perlu diambil saat menghadapi keadaan darurat di wilayah kepulauan.
Materi tersebut sangat penting mengingat lokasi geografis Pulau Laut yang berhadapan langsung dengan laut terbuka dan rentan terhadap bencana seperti gelombang tinggi dan cuaca ekstrem. Warga didorong untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memahami prosedur untuk meminta bantuan saat menghadapi situasi darurat di laut atau di daerah terpencil.
Sementara itu, PLN Natuna memberikan informasi tentang keselamatan terkait listrik, cara merawat instalasi listrik rumah, dan pentingnya menggunakan energi listrik dengan bijak dan aman.
Petugas berikan penjelasan tentang pelayanan kelistrikan di pulau dan usaha untuk meningkatkan distribusinya.
Sementara itu, Lanud Raden Sadjad juga berbagi pengetahuan mengenai peran pertahanan udara nasional dan pentingnya dukungan masyarakat untuk menjaga keamanan di daerah perbatasan.
Edukasi ini menekankan perlunya kerjasama antara sipil dan militer dalam menjaga kedaulatan dan stabilitas nasional, termasuk di pulau-pulau terluar seperti Pulau Laut.
Dalam sambutannya, Plh Camat Pulau Laut, Hendri, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat. Dia berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin untuk meningkatkan pemahaman hukum dan kesadaran masyarakat akan keselamatan dan pembangunan.
“Kegiatan ini sangat positif dan bermanfaat. Kami berharap masyarakat tidak hanya mendengarkan, tapi juga aktif terlibat dan menerapkan apa yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Hendri.
Acara diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bertanya dan mengungkapkan masalah hukum maupun non-hukum yang dihadapi. Kejari Natuna menekankan bahwa mereka selalu terbuka untuk membantu masyarakat Pulau Laut yang memerlukan pendampingan atau konsultasi hukum lebih lanjut. (Rid)





Komentar