Tanjungpinang _ www.ranaipos.com : Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kajati Kepri), Teguh Subroto, S.H., M.H., menerima piagam penghargaan dari Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif dan komitmennya dalam mendukung pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Kepulauan Riau.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol. Petrus Reinhard Golose, yang diwakili oleh Komjen Pol. Matrhinus Hokum, S.I.K., M.Si. Dalam sambutannya, Kepala BNN menyampaikan apresiasi atas integritas dan ketegasan Kajati Kepri dalam menangani kasus penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu yang terjadi di perairan Tanjungbalai Karimun, Kepri, beberapa waktu lalu.
“Piagam penghargaan ini kami berikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan keteguhan Kajati Kepri dalam menegakkan hukum dan mengungkap jaringan penyelundupan narkotika di wilayah perbatasan laut Indonesia,” ujar Kepala BNN RI.
Menanggapi penghargaan tersebut, Kajati Kepri Teguh Subroto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi dari BNN RI. Ia menegaskan bahwa pemberantasan narkoba merupakan bagian dari komitmen Kejati Kepri dalam menegakkan supremasi hukum di daerah perbatasan yang rawan penyelundupan.
“Ini adalah tanggung jawab institusi kami untuk terus aktif dan konsisten dalam memberantas narkoba, tanpa pandang bulu. Selain penindakan, upaya pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat juga kami lakukan secara masif dan terstruktur,” jelas Kajati Kepri.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan agar terbebas dari ancaman narkoba, terutama dalam melindungi generasi muda.
“Penegakan hukum tidak cukup hanya dengan penindakan. Tanpa upaya pencegahan yang menyentuh akar permasalahan, upaya hukum tidak akan berdampak signifikan,” tutupnya.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata sinergi antarlembaga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dari bahaya narkotika yang mengancam masa depan bangsa.*(dewi)





Komentar