Natuna _ ranaipos.com : Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, aktivitas penumpang di pelabuhan wilayah Ranai, Kabupaten Natuna, diperkirakan kembali mengalami peningkatan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (Syahbandar) Ranai Liber Fery Hutahayan, kepada ranaipos.com, Jumat, (06/03).

Menurut Liber, dari beberapa pelabuhan yang ada di Natuna, pengawasan utama difokuskan pada Pelabuhan Selat Lampa karena merupakan pelabuhan yang berada di bawah kewenangan kementerian.
Meski demikian, pihaknya tetap memberikan perhatian yang sama terhadap aktivitas di pelabuhan lainnya.
Liber menjelaskan, lonjakan jumlah penumpang menjelang lebaran hampir selalu terjadi setiap tahunnya.
Tambah Liber, lonjakan penumpang paling signifikan biasanya terjadi di Pelabuhan Selat Lampa, khususnya pada kedatangan dan keberangkatan kapal penumpang jarak jauh seperti KM Bukit Raya.
Berdasarkan tahun sebelumnya, jumlah penumpang di pelabuhan tersebut dapat mencapai 900 hingga 1.000 orang dalam satu periode keberangkatan maupun kedatangan.
“Biasanya dari tahun ke tahun ada, contoh tahun yang lalu 900-1000an penumpangnya. Dan itu tidak kita pungkiri,” jelasnya.
Sama halnya dengan di Selat Lampa, lanjut Liber, aktivitas penumpang di Pelabuhan Penagi juga diperkirakan akan mengalami peningkatan ketika momen Lebaran tiba, meskipun jumlahnya tidak sebesar di Selat Lampa.
“Yang paling kita antisipasi itu di Pelabuhan Selat Lampa. Karena di Pelabuhan Penagi kan cuma kapal Roro dan Sabuk 36, memang lonjakannya ada tapi tak seramai penumpang kapal Bukit Raya di Pelabuhan Selat Lampa,” katanya.
Terkait langkah antisipasi, Liber menyebut tidak ada penanganan khusus yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini karena pengamanan dan pelayanan penumpang telah terintegrasi dalam kegiatan pengamanan lebaran melalui operasi yang digelar oleh kepolisian.
Menurutnya, dalam momentum Lebaran Idul Fitri biasanya digelar operasi pengamanan terpadu yang melibatkan berbagai instansi, sehingga koordinasi sudah berjalan secara otomatis tanpa harus dilakukan secara khusus.
“Kalau untuk antisipasi khusus sih ngak ada, karena kan momen lebaran itu ada operasi ketupat yang digelar oleh Polres Natuna,” ujarnya.
Selain itu sambung Liber, pengamanan juga didukung oleh sejumlah instansi lain seperti Dinas Perhubungan, TNI Angkatan Laut, Babinsa, Polairud, Basarnas, hingga Satpol PP.
Liber menilai sinergi antar instansi tersebut telah berjalan dengan baik selama ini dan menjadi kekuatan dalam memberikan pelayanan serta pengamanan bagi masyarakat yang menggunakan transportasi laut.
“Jadi kita menyambut baik kolaborasi dan sinergitas yang telah berjalan sangat baik ini,” pungkasnya. (Rid).





Komentar