www.ranaipos.com – Tanjungpinang : PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk berkomitmen untuk mendukung kegiatan ekspor ayam ke Singapura, namun tetap memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dalam negeri, khususnya di wilayah Kepulauan Riau. Anwar Tandiono, perwakilan Japfa, menyampaikan bahwa ekspor ayam ke Singapura saat ini masih terbatas karena produksi yang belum stabil.
Tahun ini, perusahaan masih kekurangan sekitar 28.500 ekor ayam untuk memenuhi permintaan ekspor. “Harapan kita ke depan, kita bisa lebih rutin mengirim ayam ke Singapura sebagai bentuk kerja sama antara Indonesia dan Singapura,” ujar Acai.
– Harga Ekspor: Sekitar 2,6 dolar Singapura per kilogram, atau sekitar Rp25.000 per kilo belum termasuk biaya pemotongan dan transportasi.
– Berat Ayam: 1,8 hingga 2 kilogram per ekor.
– Frekuensi Ekspor: Japfa telah melakukan enam kali ekspor ke Singapura.
Japfa membatasi volume ekspor demi menjaga ketersediaan untuk pasar lokal. “Kita membatasi ekspor karena tetap memprioritaskan kebutuhan lokal. Ini juga sejalan dengan pesan dari Bapak Gubernur dan Bapak Bupati, agar ketahanan pangan di Kepulauan Riau tetap terjaga,” tambah Acai.
Saat ini, Japfa memproduksi sekitar 400.000 ekor ayam per bulan dan menargetkan peningkatan produksi hingga 600.000–800.000 ekor per bulan ke depannya. Jika produksi stabil, pengiriman ekspor bisa dilakukan lebih rutin, misalnya dua hingga empat kali sebulan.
Japfa aktif menjalin kemitraan dengan peternak lokal guna menjaga keseimbangan supply dan demand. Hal ini dilakukan untuk mencegah kelebihan pasokan yang bisa menyebabkan harga ayam jatuh dan merugikan peternak lokal.
Dinas terkait telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan yang akan diekspor dan hasilnya dinyatakan sehat.
“Kami dari dinas memfasilitasi proses ekspor ini, termasuk dalam hal penerbitan Surat Keterangan Kesehatan Hewan,” jelas drh. Berri.





Komentar