MAKASSAR _ www.ranaipos.com : Suasana kawasan bersejarah Benteng Fort Rotterdam di Kota Makassar berubah semarak dengan gelaran Warna Budaya: Mewarnai Nusantara dengan Budaya, Sabtu (24/05).
Acara ini resmi dibuka oleh Ibu Selvi Gibran Rakabuming yang hadir bersama para Ibu-Ibu Seruni KMP, sekaligus meninjau langsung ragam kegiatan kebudayaan yang menggambarkan kekayaan Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Ibu Selvi memberikan apresiasi tinggi terhadap para pelaku budaya yang terus menghidupkan potensi lokal melalui karya yang tidak hanya sarat makna seni, tapi juga memiliki nilai ekonomi.
“Budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu. Ia adalah identitas bangsa, akar dari rasa nasionalisme yang harus kita wariskan kepada generasi penerus,” ujarnya.
Rangkaian kunjungan dimulai dengan menyaksikan demo kuliner khas Sulawesi Selatan, seperti coto Makassar, sarabba, pisang epe, dan kapurung. Ibu Selvi tampak antusias mencicipi berbagai sajian tersebut sembari berdialog dengan para peracik makanan tentang bahan, proses pengolahan, hingga filosofi di balik tiap hidangan.
Kunjungan dilanjutkan ke Museum I La Galigo, tempat tersimpannya berbagai koleksi sejarah dan budaya Bugis-Makassar. Di sana, Ibu Selvi juga menyaksikan langsung proses pembuatan Tenun Sutra Bugis, salah satu warisan leluhur yang tetap lestari di tengah arus modernitas.
Sebagai penutup, rombongan meninjau pameran wastra dan kerajinan tangan Sulawesi Selatan. Beragam karya lokal, mulai dari kain tenun, aksesoris, hingga busana siap pakai dipamerkan, menggambarkan harmoni antara tradisi dan inovasi. Ibu Selvi tampak terpukau dengan kreativitas para pengrajin yang berhasil menghadirkan sentuhan kontemporer tanpa meninggalkan nilai-nilai adat.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, serta para pengurus dan perajin Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) se-Sulawesi Selatan.*(Rp)





Komentar