Bintan – ranaipos.com – Komitmen menyelaraskan arah pembangunan daerah kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Bintan. Hal ini disampaikan Bupati Bintan, Roby Kurniawan, saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026, dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. 
Kegiatan strategis tersebut digelar di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, dan dihadiri para kepala daerah se-Kepulauan Riau serta pemangku kepentingan lintas sektor.
Dalam arahannya, Staf Ahli Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas bidang Pemerataan Pembangunan, Tri Dewi Virgiyanti, menyampaikan target pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau pada tahun 2027 berada di kisaran 7,4 hingga 8,0 persen. Angka ini diharapkan mampu menopang target pertumbuhan ekonomi nasional yang diproyeksikan mencapai 6,3 hingga 7,5 persen.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto yang mengikuti kegiatan secara daring, menekankan pentingnya penguatan implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia juga mendorong pengembangan Koperasi Desa Merah Putih sebagai langkah konkret dalam memperkuat ekonomi lokal sekaligus menjaga ketahanan pangan berbasis masyarakat.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musrenbang RKPD 2027 merupakan forum krusial untuk menyatukan visi pembangunan daerah. Dengan mengusung tema “Pengembangan Potensi Perekonomian Daerah dan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas dan Berkarakter, Didukung oleh Pelayanan Publik yang Bermutu”, forum ini diharapkan mampu menghadirkan perencanaan yang inklusif dan berorientasi hasil.
Menanggapi hal tersebut, Roby Kurniawan menyatakan kesiapan penuh Pemerintah Kabupaten Bintan dalam mendukung arah kebijakan pembangunan provinsi. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, hingga1 kabupaten/kota agar program pembangunan berjalan selaras dan berdampak nyata.
“Bintan akan terus mengoptimalkan potensi unggulan daerah, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi maritim, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia. Sinkronisasi ini menjadi kunci agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap program strategis Pemerintah Provinsi, terutama pembangunan infrastruktur konektivitas dan penguatan ekonomi kawasan, dapat mempercepat laju pembangunan di Kabupaten Bintan.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau turut menyerahkan penghargaan kepada kabupaten/kota atas capaian kinerja dalam Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah
(IPKD) Tahun Anggaran 2024 (tahun ukur 2025). Apresiasi tersebut menjadi bentuk pengakuan atas komitmen daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
Melalui Musrenbang ini, diharapkan lahir perencanaan pembangunan yang semakin terarah, terpadu, dan berkelanjutan, demi mewujudkan Kepulauan Riau yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.*(helmi)





Komentar