Natuna – ranaipos.com : Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA) Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., mendampingi Bupati Natuna Cen Sui Lan meninjau langsung kesiapan operasi udara di Lanud Raden Sadjad, Jumat (3/4/2026). 
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) serta water bombing sebagai langkah antisipatif terhadap ancaman karhutla di wilayah Natuna yang mulai memasuki musim kemarau.
Dalam kegiatan tersebut, Danlanud RSA didampingi Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Kolonel Pnb Dion Aridito, S.T., M.M., saat menyambut rombongan Pemerintah Kabupaten Natuna.
Turut hadir dalam rombongan, Sekretaris Daerah Natuna H. Boy Wijanarko Varianto, S.E., serta Kepala Pelaksana BPBD Natuna Raja Darmika, S.T., M.A.P. Mereka bersama-sama meninjau kesiapan armada udara yang akan digunakan dalam operasi penanggulangan karhutla.
Selain itu, rombongan juga meninjau Posko Siaga Udara yang berada di Base Operation Lanud RSA. Posko ini berfungsi sebagai pusat kendali dan koordinasi dalam pelaksanaan operasi di lapangan.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI-Polri, pemerintah daerah hingga instansi terkait lainnya, sebagai bentuk sinergi dalam menghadapi potensi bencana karhutla.
Danlanud RSA menegaskan bahwa kesiapan personel dan alutsista menjadi prioritas utama dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan karhutla di Natuna.
Sementara itu, Bupati Natuna menyampaikan apresiasi atas kesiapan Lanud RSA beserta seluruh pihak yang terlibat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna menjaga keamanan wilayah serta keselamatan masyarakat dari ancaman karhutla.
Dengan sinergi yang solid, diharapkan potensi karhutla di Natuna dapat diantisipasi secara optimal, sehingga dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat dapat diminimalisir.*(rid)





Komentar