Natuna _ ranaipos.com : Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Natuna menggelar kegiatan bertajuk “Ngebuburit Pengawasan” selama Bulan Suci Ramadhan bertempat di Kantor Bawaslu Natuna pada Jum’at, (06/03).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat integritas, profesionalitas, serta spiritualitas sumber daya manusia (SDM) pengawas pemilu.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Meningkatkan Spiritualitas SDM Bawaslu Kabupaten Natuna dalam Membangun Kelembagaan yang Profesional dan Berintegritas.”
Ketua Bawaslu Natuna, Siswandi, mengatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana menunggu waktu berbuka puasa, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang refleksi serta penguatan pemahaman terhadap tugas dan fungsi pengawasan pemilu.
Menurutnya, materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut berfokus pada peningkatan nilai spiritual, integritas, serta profesionalitas dalam menjalankan tugas sebagai pengawas pemilu.
“Kegiatan ini juga menjadi wadah evaluasi terhadap proses pengawasan yang telah kita lakukan sebelumnya, sehingga ke depan dapat lebih baik lagi,” ujar Siswandi.
Ia menjelaskan, peserta kegiatan tidak hanya berasal dari internal Bawaslu saja, tetapi juga melibatkan pihak eksternal seperti Kader Pengawasan Partisipasitif (P2P) serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Natuna sebagai tamu undangan.
Siswandi menambahkan, kegiatan “Ngebuburit Pengawasan” kali ini merupakan pelaksanaan yang ke-empat dan direncanakan akan digelar sebanyak enam hingga tujuh kali selama bulan Ramadhan.
Adapun rangkaian kegiatan dimulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penyampaian materi oleh narasumber, dialog interaktif, tausiyah keagamaan, hingga ditutup dengan do’a bersama.
Melalui kegiatan tersebut, Siswandi berharap momentum Ramadhan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat integritas serta meningkatkan semangat kerja seluruh jajaran pengawas pemilu.
“Tidak ada manusia yang sempurna, tetapi ada bulan yang sempurna yaitu bulan Ramadhan. Semoga melalui kegiatan ini kita dapat memupuk integritas, meningkatkan semangat kerja, memperkuat jiwa spiritual, sekaligus menjadi wadah evaluasi terhadap kinerja yang telah dilakukan agar ke depan lebih baik,” pungkasnya. (Rid)





Komentar