Natuna _ ranaipos.com : Dr. H. Ahmad Haikal Hasan, Kepala BPJPH RI yang akrab di sapa Babe Haikal memberikan pembekalan kepada para peserta Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (PPPH) yang diikuti mahasiswa KKN STAI Natuna. Kegiatan ini digelar oleh Halal Center STAI Natuna sebagai bagian dari upaya memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung pengembangan produk halal di daerah.

Dalam penyampaiannya melalui zoom, Babe Haikal menegaskan bahwa pendamping halal memegang peran strategis dalam menjaga kehalalan produk yang dikonsumsi masyarakat. Menurutnya, tugas pendamping halal tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyangkut tanggung jawab moral dan kepercayaan umat, Sabtu (20/12/25) pagi.
“Pendamping halal harus hadir langsung di lapangan, memahami proses produksi, memastikan bahan baku, alat, hingga cara pengolahan sesuai dengan ketentuan syariat,” ujar Babe Haikal di hadapan peserta pelatihan.
Ia menekankan, mahasiswa KKN STAI Natuna yang terlibat sebagai pendamping halal merupakan agen perubahan yang memiliki posisi penting dalam mendampingi pelaku UMKM. Melalui pendekatan edukatif dan persuasif, pendamping halal diharapkan mampu membantu pelaku usaha memahami pentingnya sertifikasi halal bagi keberlangsungan dan daya saing produk.
Lebih lanjut, Babe Haikal menyebutkan bahwa peran pendamping halal sejalan dengan visi menjadikan Natuna sebagai salah satu pusat pangan halal ke depan. Keberadaan pendamping halal dinilai menjadi jembatan antara pelaku usaha, lembaga halal, dan masyarakat.
Ia juga berpesan agar para peserta menjalankan tugas pendampingan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan keikhlasan.
“Jika dijalankan dengan niat yang benar, pendampingan halal ini tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi amal kebaikan,” pungkasnya.
Pelatihan pendamping halal ini diharapkan mampu melahirkan sumber daya pendamping yang kompeten, sekaligus memperkuat ekosistem produk halal di Kabupaten Natuna.*(rapi)





Komentar