www.ranaipos.com _ Natuna : Anggota DPRD Kabupaten Natuna dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, Sholihin, kembali melaksanakan Reses II Tahun Anggaran 2026 di Desa Tapau, Kecamatan Bunguran Tengah, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi Sholihin untuk mendengar langsung berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat yang nantinya akan menjadi bahan dalam memperjuangkan program pembangunan daerah.
Reses dihadiri Kepala Desa Tapau, Ketua BPD, Babinsa, perangkat desa serta masyarakat setempat. Sejumlah usulan pembangunan disampaikan warga, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur dan sektor pertanian.
Salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat adalah pembangunan jalan semen bertulang menuju kawasan perkebunan jeruk di RT 03-04 RW 002. Kondisi jalan tersebut dinilai sudah cukup lama mengalami kerusakan dan membutuhkan peningkatan agar lebih mudah dilalui.
Masyarakat menjelaskan, akses tersebut tidak hanya digunakan petani untuk menuju kawasan perkebunan, tetapi juga menjadi akses bagi warga yang bermukim di sekitar wilayah tersebut.
Selain pembangunan jalan, warga turut mengusulkan pengadaan alat pertanian berupa traktor bagi kelompok tani di Desa Tapau. Bantuan tersebut dinilai dapat membantu meringankan pekerjaan petani sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Masyarakat berharap kedua usulan tersebut dapat diperjuangkan melalui anggaran aspirasi DPRD maupun program Pemerintah Kabupaten Natuna, mengingat kemampuan anggaran desa saat ini masih terbatas.
Menanggapi aspirasi tersebut, Sholihin mengatakan seluruh masukan masyarakat akan ditampung dan diperjuangkan sesuai dengan kemampuan anggaran serta mekanisme pembangunan yang berlaku.
Ia mengakui kondisi fiskal daerah saat ini masih menjadi tantangan dalam merealisasikan seluruh usulan masyarakat. Namun, Sholihin meminta warga tetap optimistis dan tidak berkecil hati apabila terdapat usulan yang belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat.
“Kalau ada usulan yang belum bisa terealisasi, jangan berkecil hati. Saya akan berusaha semaksimal mungkin mencari sumber-sumber anggaran lain agar kebutuhan masyarakat ini tetap bisa diperjuangkan,” ujar Sholihin.
Menurutnya, aspirasi masyarakat merupakan bagian penting dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Karena itu, ia berkomitmen untuk terus turun ke lapangan dan mendengarkan secara langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya.
Sholihin menegaskan, keputusannya menjadi anggota DPRD Natuna tidak terlepas dari keinginan untuk mengabdi kepada masyarakat serta menjalankan amanah yang telah diberikan oleh masyarakat.
“Saya menjadi anggota DPRD bukan semata-mata untuk jabatan, tetapi bagaimana saya bisa mengabdi, berbuat dan menjalankan amanah rakyat dengan sungguh-sungguh,” katanya.
Ia berharap komunikasi antara masyarakat, pemerintah desa dan DPRD terus terjalin sehingga setiap kebutuhan pembangunan dapat disampaikan berdasarkan skala prioritas dan diperjuangkan secara bersama-sama.
Melalui pelaksanaan Reses II tersebut, Sholihin juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam pembangunan daerah dengan menyampaikan kebutuhan yang benar-benar menjadi prioritas bagi kepentingan bersama.(Rid).





Komentar