www.ranaipos.com _ Natuna : BPJS Ketenagakerjaan Natuna, PT Pegadaian Cabang Natuna, dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Natuna berkolaborasi menggelar kegiatan bertajuk “Kolaborasi di Ujung Negeri, Sinergitas untuk Rakyat” di Gedung Pertemuan Dusun II Sebuton, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Bunguran Barat, Natuna, Minggu (28/6).
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sekaligus memperkenalkan layanan keuangan digital Pegadaian kepada masyarakat di wilayah pedesaan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Natuna, Hendra Harry Jona, mengatakan BPJS Ketenagakerjaan hadir sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja, termasuk pekerja sektor informal atau Bukan Penerima Upah (BPU).
Menurutnya, setiap pekerja memiliki risiko dalam menjalankan aktivitasnya, sehingga perlindungan jaminan sosial menjadi kebutuhan yang sangat penting.
“BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberikan rasa aman kepada para pekerja. Kami ingin memastikan masyarakat dapat bekerja dengan tenang karena telah memiliki perlindungan apabila terjadi risiko kecelakaan kerja maupun musibah lainnya. Perlindungan ini bukan hanya untuk pekerja, tetapi juga memberikan kepastian bagi keluarganya,” ujar Hendra.
Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga memperkenalkan program diskon iuran sebesar 50 persen bagi peserta baru kategori Bukan Penerima Upah (BPU) untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian selama periode yang telah ditentukan.
Hendra menjelaskan, program diskon iuran 50 persen bagi peserta baru kategori BPU di luar sektor transportasi itu, berlaku selama periode April hingga Desember 2026.
Dimana kata Hendra, sebelumnya peserta harus membayar iuran sebesar Rp 16.800, tetapi dengan adanya diskon ini, maka peserta hanya membayar iuran sebesar Rp 8.4000 perbulannya.
“Kami berharap masyarakat Natuna dapat memanfaatkan program ini. Dengan iuran yang terjangkau, manfaat perlindungan yang diterima sangat besar. Ini merupakan investasi perlindungan bagi diri sendiri dan keluarga,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Pegadaian Cabang Natuna turut memperkenalkan aplikasi Tring sebagai layanan digital yang memudahkan masyarakat mengakses berbagai produk Pegadaian.
Kepala Pegadaian Cabang Natuna, Jufriadi, mengatakan kehadiran Pegadaian di Desa Mekar Jaya menjadi bukti bahwa perusahaan berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya yang berada jauh dari pusat kota.
“Melalui aplikasi Tring, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan Pegadaian secara digital sehingga lebih mudah, cepat, dan efisien tanpa harus datang ke kantor Pegadaian,” ujarnya.
Ia menjelaskan, aplikasi Tring menyediakan berbagai fitur, mulai dari perpanjangan gadai, penebusan barang gadai, pembayaran cicilan, hingga layanan investasi melalui tabungan emas.
“Melalui aplikasi Tring, masyarakat dapat memperpanjang gadai, menebus barang gadai, membayar cicilan, hingga menabung emas dengan mudah melalui telepon genggam,” jelasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Pegadaian Cabang Natuna memberikan Tabungan Emas gratis senilai Rp10.000 kepada masyarakat yang berhasil mengunduh dan mendaftarkan aplikasi Tring selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Natuna, Muhammad Rapi, mengatakan kolaborasi yang terjalin antara BPJS Ketenagakerjaan, Pegadaian, dan PWI Natuna merupakan bentuk sinergi nyata dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan perbatasan.
Menurutnya, insan pers tidak hanya memiliki tugas menyampaikan informasi, tetapi juga berperan sebagai mitra strategis dalam mendukung program-program yang berdampak positif bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, PWI Natuna ingin menjadi bagian dari upaya membangun literasi masyarakat, baik terkait pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan maupun pemanfaatan layanan keuangan digital,” ujar Rapi.
Ia juga mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan dan PT Pegadaian Cabang Natuna yang telah menggandeng insan pers dalam kegiatan sosial dan edukatif tersebut.
“Kami percaya sinergi antara media, pemerintah, BUMN, dan berbagai pemangku kepentingan akan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. PWI Natuna siap terus mendukung penyebarluasan informasi yang edukatif, berimbang, dan membangun demi kemajuan Kabupaten Natuna,” pungkasnya.
Disamping itu, Kepala Desa Mekar Jaya, Eko Sri Mulyanto, mengapresiasi kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan, Pegadaian, dan PWI Natuna yang telah menghadirkan edukasi langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat besar karena masyarakat memperoleh pemahaman mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial sekaligus kemudahan mengakses layanan keuangan secara digital.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan, Pegadaian, dan PWI Natuna yang telah memilih Desa Mekar Jaya sebagai lokasi kegiatan. Sosialisasi seperti ini sangat bermanfaat dan kami berharap semakin banyak masyarakat yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan serta memanfaatkan layanan Pegadaian,” kata Eko.
Kegiatan berlangsung dengan antusias. Masyarakat aktif mengikuti sosialisasi, berdiskusi dengan narasumber, serta langsung mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan maupun pengguna aplikasi Tring.
Melalui kolaborasi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan, Pegadaian, dan PWI Natuna berharap semakin banyak masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan dan pedesaan, memperoleh akses terhadap perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dan layanan keuangan modern guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Natuna. (Rid).





Komentar