Natuna _ ranaipos.com : Semangat Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 diwujudkan melalui aksi kolaborasi lintas instansi di wilayah perbatasan dengan membentangkan baliho raksasa Garuda Pancasila di kawasan Geosite Tanjung Datuk, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (30/05/2026).
Kegiatan bertajuk Kolaborasi Pengabdian di Ujung Negeri itu melibatkan Lanud Raden Sadjad (RSA), Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Natuna, Yon Arhanud 14 Pasgat, BMKG Natuna, dan RRI Ranai.
Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Lanud RSA, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, bersama Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman.
Baliho berukuran besar yang dibentangkan memuat Lambang Negara Garuda Pancasila, semboyan Bhinneka Tunggal Ika, ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila, serta tema nasional tahun 2026, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”
Dalam pelaksanaannya, personel gabungan bekerja sama membentangkan baliho di salah satu titik strategis Geosite Tanjung Datuk yang menghadap langsung ke hamparan Laut Natuna Utara. Lokasi tersebut dipilih karena menjadi salah satu ikon wisata unggulan Natuna yang memiliki panorama alam khas berupa tebing granit, pesisir yang indah, serta pemandangan matahari terbit dan terbenam.
Komandan Lanud RSA, Marsma TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai Pancasila sekaligus penegasan bahwa semangat kebangsaan harus terus hidup hingga ke wilayah terdepan Indonesia.
“Pengibaran lambang negara di kawasan perbatasan ini menjadi simbol kecintaan terhadap bangsa dan negara. Kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, semangat kebhinekaan, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, menyampaikan bahwa kolaborasi antarinstansi di wilayah perbatasan tidak hanya penting dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan dan pelayanan masyarakat, tetapi juga dalam memperkuat rasa nasionalisme.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa wilayah perbatasan merupakan beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang harus dijaga bersama.
Selain sebagai bentuk peringatan Hari Lahir Pancasila, kegiatan itu juga menjadi sarana promosi potensi wisata Natuna kepada masyarakat luas.
Keindahan Geosite Tanjung Datuk dinilai layak menjadi salah satu destinasi unggulan yang mampu menarik perhatian wisatawan sekaligus memperkenalkan kekayaan alam Indonesia di wilayah perbatasan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kadispers Lanud RSA Kolonel Adm Yuli Afrizan, Kadister Lanud RSA Kolonel Adm Marshall, Danyon Arhanud 14 Pasgat Letkol Pas Amrin, Kepala LPP RRI Ranai Vespa Krisnawathy, serta Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Natuna Rafael Alesandro Marbun.
Melalui kegiatan ini, seluruh unsur yang terlibat berharap semangat Pancasila semakin tertanam di tengah masyarakat serta menjadi penguat persatuan bangsa di tengah keberagaman. Selain itu, Natuna sebagai beranda terdepan NKRI diharapkan semakin dikenal luas melalui potensi alam, budaya, dan semangat nasionalisme yang terus dijaga oleh masyarakatnya. (Rid)





Komentar