ANAMBAS _ ranaipos.com – Kebakaran lahan milik masyarakat terjadi di ruas Jalan Bayur RT 001 RW 001, Desa Mampok, Kecamatan Jemaja, Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 11.30 WIB siang.
Informasi yang dihimpun, api dengan cepat menyebar akibat hembusan angin kencang serta kondisi cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.

Menanggapi kejadian tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Kepulauan Anambas langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Sekretaris Disdamkarmat Anambas, Matari Hasibuan, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari Kapolsek Jemaja.
“Kami menerima laporan dari Kapolsek Jemaja sekitar pukul 11.30 WIB. Setelah itu saya langsung memerintahkan personel pos sektor Kecamatan Jemaja untuk segera menuju lokasi dan melakukan pemadaman,” ujarnya.

Dalam proses pemadaman, petugas Damkar tidak bekerja sendiri. Mereka turut dibantu oleh pihak Polsek Jemaja, Babinsa, BPBD, serta masyarakat setempat.
“Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar setengah jam dengan mengerahkan satu unit mesin dan 11 personel Damkar Pos Sektor Jemaja,” jelasnya.
Meski demikian, petugas sempat mengalami kendala di lapangan akibat keterbatasan jangkauan selang pemadam.
“Tadi ada sedikit kendala karena panjang selang tidak menjangkau titik api. Namun kami segera menambah selang dan Alhamdulillah api berhasil dipadamkan. Saat ini masih dilakukan pendinginan di lokasi,” tambahnya.
Lebih lanjut, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, mengingat kondisi cuaca di Anambas diperkirakan mengalami kemarau panjang dalam beberapa bulan ke depan.
“Kami mengharapkan kerja sama masyarakat untuk menjaga lingkungan masing-masing. Jika terjadi kebakaran, segera laporkan ke aparat terdekat agar dapat ditangani dengan cepat,” imbaunya.
Sebagai informasi, Damkar Anambas saat ini memiliki tiga pos sektor, yakni di Kecamatan Siantan, Palmatak, dan Jemaja. Untuk wilayah Jemaja, pos Damkar berada di Gedung Sri Lanang, Kelurahan Letung.
Dengan adanya laporan yang cepat dari masyarakat, diharapkan penanganan kebakaran dapat dilakukan lebih sigap dan tidak meluas.*(Heri).





Komentar