Bintan – ranaipos.com : Gema takbir malam Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Kabupaten Bintan tahun ini terasa berbeda. Ratusan obor menyala menerangi jalanan, mengiringi langkah ribuan masyarakat yang antusias mengikuti Pawai Obor Takbiran di Kecamatan Toapaya, Jumat malam (20/03). 
Pawai yang dipusatkan di Km 16 menuju Bundaran ini berlangsung meriah namun tetap khidmat. Sebanyak 13 kafilah dari jemaah masjid, musholla, hingga majelis taklim ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Rute pawai dimulai dari Lapangan Bola Kampung Simpangan, menyusuri jalan utama hingga bundaran, lalu kembali ke titik awal.
Kegiatan ini secara resmi dilepas oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan, yang turut menyampaikan pesan penuh makna kepada masyarakat. Ia mengajak seluruh warga menjadikan Idul Fitri sebagai momentum introspeksi diri setelah menjalani ibadah Ramadan.
“Alhamdulillah, kita telah melewati madrasah Ramadan. Saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada seluruh masyarakat Bintan. Mari kita jadikan momen ini untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan kembali dalam keadaan fitrah,” ujarnya.
Menariknya, pelaksanaan takbiran tahun ini tidak menggunakan kendaraan hias seperti tahun-tahun sebelumnya.
Pemerintah Kabupaten Bintan memilih konsep yang lebih sederhana melalui pawai obor, namun tetap sarat makna spiritual.
Menurut Roby, kesederhanaan tersebut justru memperkuat kekhusyukan dalam mengumandangkan takbir.
“Tahun ini kita hadir dengan konsep yang lebih sederhana, namun tidak mengurangi nilai dan makna. Justru kita ingin menghadirkan suasana yang lebih khusyuk dalam rasa syukur, dengan semangat takbir yang tetap menggema,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Roby juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga ketertiban dan kekompakan selama pawai berlangsung. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan penuh kegembiraan.
“Jaga kekompakan, tetap tertib, dan jangan saling mendahului. Mari kita gemakan takbir dengan penuh semangat dan kebersamaan,” tutupnya.
Pawai obor ini pun menjadi simbol kebersamaan dan semangat religius masyarakat Bintan dalam menyambut hari kemenangan. Cahaya obor yang berpadu dengan lantunan takbir menciptakan suasana hangat, mempererat ukhuwah, serta menghadirkan nuansa Idul Fitri yang sederhana namun penuh makna.*(helmi)





Komentar