Anambas _ ranaipos.com : Baru saja pindah tugas menjadi Kapolsek Jemaja, IPTU Sutomo melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kecamatan Jemaja, Ubaidillah, Jumat 23-1-2026 pagi. Langkah ini dilakukan sebagai langkah membangun komunikasi dan sinergi dengan tokoh adat setempat.

Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilakukan tak lama setelah IPTU Sutomo resmi menjabat sebagai Kapolsek Jemaja, menggantikan tugas sebelumnya sebagai Kapolsek Siantan. Dalam kunjungan itu, Kapolsek Jemaja didampingi sejumlah pejabat dan personel Polsek Jemaja.
IPTU Sutomo mengatakan silaturahmi tersebut bertujuan memperkenalkan diri sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara kepolisian dan lembaga adat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Jemaja.
“Kami berharap dapat diterima sebagai bagian dari masyarakat Jemaja dan membangun komunikasi yang harmonis dengan lembaga adat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” kata IPTU Sutomo.
Ia menilai peran tokoh adat memiliki posisi strategis dalam menjaga persatuan, melestarikan nilai kearifan lokal, serta membantu penyelesaian persoalan sosial di tengah masyarakat kepulauan.
Sementara itu, Ketua LAM Kecamatan Jemaja Ubaidillah menyambut baik kunjungan Kapolsek Jemaja beserta jajarannya dan mengapresiasi langkah awal yang dilakukan melalui pendekatan silaturahmi.
“Kami menyambut baik kehadiran Kapolsek Jemaja yang baru. Ini merupakan langkah positif untuk memperkuat sinergi antara lembaga adat dan kepolisian,” ujar Ubaidillah.
Ia menegaskan LAM Kecamatan Jemaja siap menjadi mitra Polsek Jemaja dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan adat dan musyawarah.
Menurut Ubaidillah, komunikasi yang baik antara kepolisian dan lembaga adat menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial secara bijak dan bermartabat.
Kegiatan silaturahmi tersebut diakhiri dengan bincang bersama dan foto bersama sebagai simbol komitmen Polsek Jemaja dan LAM Kecamatan Jemaja dalam menjaga kondusivitas wilayah berbasis budaya dan kearifan lokal.*(Heri).





Komentar