www.ranaipos.com_Natuna : Kejaksaan Negeri Natuna kembali melaksanakan Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) sebagai upaya memberikan edukasi hukum kepada pelajar.
Kegiatan digelar di SMP Negeri 1 Bunguran Timur Laut dengan tema “Bahaya Judi Online”, yang dipandu oleh Ryan Fadillah Santoso, S.H., selaku Kasubsi I Intelijen Kejaksaan Negeri Natuna, pada Selasa, (13/01).
Dalam pemaparannya, Ryan Fadillah Santoso menegaskan bahwa fenomena judi online semakin marak dan menjadi ancaman serius bagi kalangan pelajar.
Akses internet yang semakin mudah serta penggunaan gawai tanpa pengawasan membuat siswa rentan terpapar praktik perjudian digital yang sering terselip dalam bentuk permainan daring, iklan, maupun tautan di media sosial.
Ia menegaskan bahwa selain melanggar hukum, judi online juga membawa dampak negatif yang luas, mulai dari kecanduan, gangguan psikologis, penurunan prestasi belajar, hingga potensi terjerumus dalam tindak kriminal lainnya.
“Banyak anak-anak dan remaja yang tidak menyadari bahwa aktivitas yang mereka lakukan termasuk dalam kategori perjudian. Karena itu, penting bagi siswa untuk memahami ciri-ciri dan bahaya judi online agar tidak terjebak sejak dini,” ujar Ryan dalam penyampaian materinya.
Program Jaksa Masuk Sekolah ini berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, simulasi kasus, dan sesi tanya jawab. Para siswa terlihat aktif dan antusias, khususnya saat membahas contoh nyata tentang modus-modus judi online yang sering muncul di dunia digital.
Pihak SMP Negeri 1 Bunguran Timur Laut mengapresiasi kegiatan ini karena dinilai mampu memberikan pemahaman hukum yang relevan dengan tantangan yang dihadapi pelajar saat ini. Edukasi tersebut diharapkan dapat membekali siswa agar lebih bijak dalam menggunakan teknologi serta terhindar dari pengaruh negatif internet.
Melalui kegiatan ini, Kejaksaan Negeri Natuna menegaskan perannya tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra edukatif dalam membangun generasi muda yang sadar hukum, berintegritas, dan berdaya saing.(Rid).





Komentar