Anambas – www ranaipos.com : Kepala Puskesmas Jemaja Barat, Herry Istiqal, AMK, bersama dokter Puskesmas Jemaja Barat, dr. Soeherry, meninjau gedung Balai Gizi Nasional (BGN) yang baru selesai dibangun di Desa Impol, Kecamatan Jemaja Barat, Senin (29/12/2025). Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Kepala Desa Impol, Yurnalis.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan gedung BGN sebelum difungsikan sebagai pusat pelayanan gizi masyarakat, khususnya dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan stunting di wilayah Jemaja Barat.
Kepala Puskesmas Jemaja Barat, Herry Istiqal, mengatakan keberadaan gedung BGN diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
“Gedung BGN ini diharapkan tidak hanya menjadi bangunan fisik semata, tetapi benar-benar dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung peningkatan gizi masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di wilayah Jemaja Barat,” ujar Herry Istiqal.
Meski diguyur hujan gerimis sejak pagi, rombongan tetap melakukan pengecekan menyeluruh terhadap fasilitas gedung. Kepala Desa Impol, Yurnalis, menyambut langsung kedatangan rombongan dan menyampaikan antusiasme masyarakat terhadap hadirnya fasilitas gizi tersebut.
Menurut Yurnalis, pemerintah desa siap berperan aktif dalam mendukung operasional gedung BGN agar program gizi nasional dapat berjalan efektif di tingkat desa.
“Pemerintah desa siap mendukung penuh operasional gedung BGN ini dengan melibatkan kader-kader desa, sehingga program gizi nasional dapat berjalan sejalan dengan kebutuhan masyarakat Desa Impol,” ungkap Yurnalis.
Sementara itu, dr. Soeherry melakukan pengecekan teknis terhadap sejumlah fasilitas, mulai dari ventilasi, pencahayaan, hingga ruang penyimpanan bahan pangan. Hal tersebut dilakukan guna memastikan seluruh area pengolahan makanan memenuhi standar kesehatan dan higienitas.
“Kami memastikan seluruh fasilitas di dalam gedung, mulai dari ventilasi, pencahayaan hingga ruang penyimpanan bahan pangan, telah memenuhi standar kesehatan dan higienitas agar pelayanan gizi nantinya aman dan berkualitas bagi masyarakat,” kata dr. Soeherry.
Gedung BGN Desa Impol dilengkapi dengan ruang dapur kolektif serta ruang edukasi gizi yang representatif. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Puskesmas juga memberikan arahan terkait rencana jadwal operasional serta integrasi data Posyandu ke dalam sistem pelayanan BGN.
Kegiatan peninjauan diakhiri dengan sesi foto bersama di depan gedung BGN sebagai tanda rampungnya pembangunan fisik. Ketiga pihak berkomitmen untuk segera mempersiapkan peresmian dan pengoperasian gedung tersebut dalam waktu dekat demi mewujudkan generasi Jemaja Barat yang lebih sehat dan berkualitas,*(Heri).





Komentar