www.ranaipos.com_Natuna: Memasuki minggu keempat sekaligus penutup rangkaian kegiatan gotong royong antisipasi musim utara, Pemerintah Kecamatan Pulau Tiga Barat (Pultibar) memfokuskan pelaksanaan gotong royong di Desa Tanjung Kumbik Utara (TKU), dengan melakukan penampalan badan jalan serta pembersihan parit di sejumlah titik rawan kerusakan, Kamis, (18/12).
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian gotong royong yang telah dilaksanakan sejak minggu pertama hingga minggu ketiga di beberapa desa, sebagai tindak lanjut atas himbauan Bupati Natuna terkait kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, gelombang pasang, dan abrasi yang berpotensi mengganggu akses transportasi masyarakat.
Pada pelaksanaan minggu keempat ini, gotong royong difokuskan pada perbaikan ringan pada ruas jalan desa yang mengalami kerusakan akibat curah hujan dan genangan air.
Selain penampalan jalan berlubang, kegiatan gotong royong juga berfokus pada pembersihan parit yang tersumbat agar aliran air kembali lancar dan tidak merusak badan jalan.
Camat Pulau Tiga Barat, Junaidi, S.Sos, mengatakan bahwa kegiatan di Desa Tanjung Kumbik Utara menjadi bagian akhir dari rangkaian gotong royong kesiapsiagaan musim utara yang dilaksanakan secara berkesinambungan.
“Pada minggu keempat ini kita fokus di Desa Tanjung Kumbik Utara. Penanganannya berupa penampalan jalan dan pembersihan parit agar akses masyarakat tetap aman dan nyaman selama musim utara berlangsung,” ujar Junaidi.
Ia menambahkan, meski perbaikan yang dilakukan bersifat sementara, langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kelancaran mobilitas warga serta aktivitas pelayanan publik di tingkat desa.
Sama halnya dengan minggu sebelumnya, gotong royong ini melibatkan unsur pemerintah kecamatan, empat kepala desa, Babinsa, Babinkamtibmas serta masyarakat setempat yang secara aktif berpartisipasi sejak pagi hari.
Tak lupa, Junaidi mengapresiasi keterlibatan masyarakat Desa Tanjung Kumbik Utara serta unsur lainnya yang turut mendukung suksesnya rangkaian kegiatan gotong royong selama empat pekan berturut-turut.
“Meski rangkaian gotong royong telah memasuki tahap penutup, pemerintah kecamatan berkomitmen untuk terus memantau kondisi infrastruktur jalan dan siap melakukan langkah cepat apabila terjadi kerusakan lanjutan akibat cuaca ekstrem. (Rid)





Komentar