ANAMBAS – RANAIPOS.COM : Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar rapat koordinasi guna memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang potensi cuaca ekstrem serta perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, dan berlangsung di Aula Rapat PTSP, Rabu (17/12/2025). 
Rapat koordinasi ini membahas langkah-langkah antisipatif pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di tengah potensi gangguan distribusi akibat kondisi cuaca ekstrem yang kerap melanda wilayah kepulauan. Selain itu, meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Nataru juga menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menjaga ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
“Kita harus memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga tetap stabil, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru serta di tengah potensi cuaca ekstrem yang dapat mengganggu distribusi,” ujar Aneng.
Ia juga menekankan perlunya koordinasi lintas perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait, mulai dari dinas teknis, distributor, hingga pihak lainnya, agar distribusi bahan pokok tetap berjalan lancar, termasuk ke pulau-pulau terluar.
“Koordinasi antar perangkat daerah dan seluruh pihak terkait sangat penting agar distribusi bahan pokok, termasuk ke pulau-pulau terluar, dapat berjalan lancar tanpa hambatan,” lanjutnya.
Dalam rapat tersebut turut dibahas pemetaan ketersediaan stok bahan pangan strategis, kesiapan jalur distribusi laut, serta penguatan pengawasan terhadap kemungkinan terjadinya lonjakan harga di pasaran. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas juga menyiapkan langkah antisipatif apabila terjadi keterlambatan pasokan akibat cuaca buruk.
“Pemerintah daerah telah memetakan stok pangan strategis dan menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi keterlambatan pasokan akibat cuaca buruk,” kata Aneng.
Melalui rapat koordinasi ini, pemerintah daerah berharap kebutuhan bahan pokok masyarakat dapat terpenuhi secara optimal, harga tetap terkendali, serta aktivitas perekonomian masyarakat dapat berjalan normal selama periode Natal dan Tahun Baru.*(Heri).





Komentar